Connect with us

SUARA WARGA

Masalah Pendidikan dan Kesehatan Masih Dikeluhkan Warga Kab. Serang

Published

on

Banten Hits – Kabupaten Serang merupakan satu dari empat Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan pesta demokrasi Pilkada pada 9 Desember nanti. Di Kabupaten ini, dua pasangan calon (paslon) yakni Ratu Tatu Chasanah-Panji Tirtayasa dan Syarief Madzkurullah-Aep Saefullah akan bertarung melalui berbagai visi misinya untuk mendapatkan tempat di hati masyarakat Kabupaten Serang.

Banyak persoalan yang akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang nanti akan memimpin Kabupaten Serang lima tahun kedepan. Diantaranya dari mulai persoalan pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan. Apalagi, sejumlah program yang digulirkan Pemerintah Pusat juga dianggap belum secara merata dirasakan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

Wasehudin (49) salah seorang warga di Kampung Cembeh, Desa/Kecamatan Ciruas menuturkan, warga sangat mengharapkan pemimpin terpilih mampu memperhatikan berbagai sektor mendasar yang saat ini masih menjadi persolan di tengah masyarakat.

“Ya, kalau orang kampung mah pertama pengen pendidikan yang terjangkau, kemudahan dapat pelayanan kesehatan, dan ada lapangan kerja,” ucap Wasehudin yang juga Ketua RW 01 di Desa tersebut.

Dirinya menyebut, tak sedikit anak-anak yang ingin bersekolah maupun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, namun dengan keterbatasan orang tuanya, cita-cita tersebut harus pupus, akibatnya banyak anak-anak yang terpaksa mencari pekerjaan seadanya.

“Mau masuk ke sekolah yang lebih tinggi biayanya sudah mahal, mau kerja butuh juga biaya yang enggak sedikit, jadinya susah,” katanya.

Soal kesehatan, menurutnya program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari Pemerintah Pusat pun belum secara merata dikantongi masyarakat. Akibatnya, tak sedikit warga yang masih harus kesulitan berobat lantaran biaya yang tidak terjangkau.

“Kemaren turun kan model KIS itu, tapi enggak merata di kampung-kampung, seperti di Kampung Cembeh ini. Orang tua yang mau bawa anaknya ke rumah sakit enggak bisa karena enggak terjangkau. Kalau penyakit ringan bisa di Puskesmas, tapi kalau sudah yang berat kan harus ke RS. Dulu pakai KTM prosesnya cepat, sekarang ada KIS tapi pembagiannya enggak merata,” jelasnya.

Ia berharap siapapun yang nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang bisa mempermudah berbagai urusan kesehatan, pendidikan dan lapangan pekerjaan.

“Ya minimal nya itu dulu, karena kasian warga di sini kan mayoritasnya petani dan penghasilannya juga bisa dihitung,” harapnya.(Nda)

Trending