Connect with us

METROPOLITAN

Puluhan Karyawan Perusahaan Penetasan Telur di Lebak Minta Kejelasan Nasib

Published

on

Lebak – Puluhan karyawan PT Padma Karya Prima Sajira, di Kabupaten Lebak mendatangi kantor perusahaan tempat mereka bekerja, Senin (7/8/2017).

 

Kedatangan mereka untuk menanyakan kejelasan kepada perusahaan penetasan telur di Desa Parungsari, Kecamatan Sajira tersebut terkait dengan pemberhentian yang dilakukan manajamen tanpa keterangan yang jelas.

“Kami datang untuk menanyakan bagaimana nasib puluhan karyawan,” kata Abdul Rohman perwakilan karyawan.

BACA JUGA: Karyawan Perusahaan Penetasan Telur di Lebak Diberhentikan Sepihak

Namun, Rohman menyangkan sikap perusahaan yang tak mau mendengar penjelasan karyawan dan justru meminta agar kembali dilakukan pertemuan ulang.

“Kita diterima untuk diskusi, tapi kita tidak diberikan kesempatan berbicara. Perusahaan malah minta untuk dijadwalkan ulang,” ujarnya.

Perusahaan harus bertanggung jawab atas informasi yang beredar bahwa setiap karyawan diberikan uang kebijakan Rp600 ribu dan menandatangani berkas pemberhentian kerja.

“Kita ikuti alurnya, dan akan kita layangkan surat agar pertemuan bisa kembali dilakukan dengan manajemen perusahaan,” katanya.

Dudung, manajer Farm Sindang Mulya yang mengaku diminta PT Padma Karya Prima Sajira mewakili, meminta kepada seluruh karyawan untuk kembali bekerja seperti biasa sampai ada keputusan yang jelas.

“Silahkan semuanya bekerja kembali sampai ada keputusan yang jelas, ini masih simpang siur. Kita akan diskusikan bersama dengan yang berhak menjawab,” pinta Dudung.(Nda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =

Trending