Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Pandeglang Belanja Mobil Mewah untuk Lembaga Vertikal, Banggar: Wajar-wajar Saja

Published

on

Pandeglang – Empat (sebelumnya ditulis tiga) mobil Toyota Fortuner diborong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

BACA JUGA: Pemkab Pandeglang Borong Tiga Mobil Mewah

Keempat kendaraan yang tergolong mewah di tengah status Kabupaten Pandeglang sebagai daerah tertinggal ini diperuntukkan bagi pejabat instansi vertikal (Kodim, Kejari, Polres dan Pengadilan Negeri). Sebelumnya, pemkab juga membeli satu unit Mitshubisi Pajero Sport untuk patwal bupati.

BACA JUGA: Pandeglang Dapat WTP, Tanto Ingatkan Status Daerah Tertinggal
Namun, pemberian mobil dinas bagi pejabat intansi vertikal yang masing-masing unitnya seharga hampir setengah miliar tersebut dianggap hal yang wajar.

Alasanya, keempat lembaga vertikal sebagai unsur Muspida tersebut dinilai belum mempunyai kendaraan yang layak.

“Saya kira wajar-wajar saja. Apalagi, Muspida kan belum punya kendaraan yang layak,” kata anggota Banggar DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi, Kamis (31/8/2017).

Menurut politisi PAN ini, fasilitas mobil dinas bagi pejabat sudah diatur dalam undang-undang. Apalagi poroses penganggarannya pun  dibahas bersama oleh eksekutif dan legislatif.

“Kita berharap dengan mobil dinas itu pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” ujarnya.

Begitu juga dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Pengadaan mobil dinas bagi pejabat instansi vertikal merupakan bentuk apresiasi. Seperti kodim dan polres yang sudah membantu pemerintah daerah menjaga ketertiban dan keamanan.

Namun, Irna mengaku pengadaan keempat mobil tersebut dilakukan sebelum dirinya memimpin.

“Tapi ingat, itu aset daerah yang dipinjam pakai saja. Instansi vertikal yang mengayomi masyarakat, menjaga keamanan, menciptakan kondisifitas dan meredam konflik sosial, lalu kemana kakinya (kendaraannya-red)? Kalau tidak dibantu oleh kita, sinergi dong, kami bantu,” pungkas Irna.(Nda)

Trending