Connect with us

ADVERTORIAL

Kota Tangerang Siap Siaga Hadapi Bencana, 300 Personel BPBD Disiagakan

Published

on

Siaga Bencana

Foto: Dok. Humas Pemkot Tangerang

Tangerang – Hujan disertai angin kencang serta gelombang tinggi melanda sejumlah wilayah di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Provinsi Banten. Cuaca buruk yang terjadi di beberapa daerah beberapa pekan terakhir diakibatkan badai Cempaka yang kemudian disusul oleh siklon tropis Dahlia.

Mengantisipasi terjadinya bencana yang bisa terjadi kapan saja, kepekaan dan upaya deteksi dini aparat pemerintahan di setiap wilayah sangat dibutuhkan. Tidak hanya bencana karena faktor alam, namun juga bencana yang diakibatkan karena kelalaian manusia seperti kebakaran.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, kunci utama dari penanganan bencana adalah kekompakan dan sinergitas dari setiap unsur. Diperlukan kesiapsiagaan dan antisipasi yang dilakukan sejak dini. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk kondisi darurat saat bencana. Salah satunya, masyarakat bisa menghubungi 112 di aplikasi Tangerang LIVE.

“Jika masyarakat butuh ambulans atau petugas BPBD bisa telepon ke 112,” kata Arief.

Selama kurun waktu 2 tahun, Pemkot Tangerang telah mengucurkan dana tak kurang dari Rp1 triliun. Dana tersebut guna pembangunan fisik yang bertujuan meminimalisir bencana yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi melanda kota Tangerang.

“Pembangunan turap, normalisasi sungai, pembangunan drainase serta sumur-sumur resapan untuk meminimalisir titik-titik banjir,” katanya.

Sinergitas penanggulangan bencana diharapkan bisa dilakukan antara Pemkot Tangerang dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) yang mendirikan Kantor Pencarian dan Pertolongan di Jalan Marsekal Suryadharma, Kota Tangerang. Dengan sinergi yang dibangun diharapkan unit pelayanan untuk lima wilayah di DKI Jakarta tersebut bisa membantu saat terjadi bencana di Kota Tangerang, begitu juga sebaliknya.

Antisipasi dengan menyiapkan pos-pos dengan dilengkapi tenda, perahu, pelampung dan peralatan lainnya di sejumlah wilayah titik banjir seperti di wilayah Periuk dan Ciledug juga dilakukan.

Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan, sebanyak 300 personel disiagakan dan disebar di sejumlah wilayah, seperti di UPT Batuceper, Cibodas, Ciledug dan Periuk.

Meski beberapa waktu lalu, hujan deras terjadi di Kota Tangerang, namun di sejumlah wilayah yang menjadi rawan banjir tidak terjadi. Hanya berupa genangan yang masih bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Kendati demikian kata Irman, personel dan peralatan evakuasi bencana tetap disiagakan.(ADVERTORIAL)

Facebook

Trending