Connect with us

METROPOLITAN

Dewan Minta Pengembang KEK Tanjung Lesung Diganti

Published

on

Pandeglang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang meminta agar pemerintah pusat mengevaluasi kinerja PT. Banten West Java (BWJ), selaku pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Pasalnya, semenjak ditetapkannya Tanjung Lesung sebagai KEK, sampai saat ini tidak ada perkembangan yang signifikan.

 

“Pengembangnya minim progres, kami minta pemerintah pusat mengevaluasi kinerja PT BWJ,” kata Anggota Komisi VI DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi, Sabtu (16/12/2017).

BACA JUGA : Soal Sengketa Lahan Tanjung Lesung, Administrator KEK: Bukan Urusan Kami

Menurur Hadi jika mengacu pada Peraturan Pemerintah no 100 Tahun 2012 Tentang penyelenggaraan KEK Tanjung Lesung, PT. BWJ harus segera diganti dengan pihak lain yang mempunyai kemampuan mengembangkan KEK Tanjung Lesung, bahkan jika perlu Tanjung Lesung dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Jika diamati BWJ terkesan hanya diam menunggu, berbanding terbalik dengan peran Pemerintah Pusat maupun daerah yang lebih mendominasi lebih aktif dalam menarik investor,” ungkapnya.

BACA JUGA : 462 Hektar Lahan Tanjung Lesung Disoal Warga

Selain tidak minim progres, permasalahan sengketa lahan di KEK Tanjung Lesung dengan warga setempat juga seolah tak kunjung selesai ditangani oleh pihak BWJ.

“Sudah minim Progres, kasus sengketa lahan juga tak kunjung selesai ditangani pihak BWJ,” tandasnya.(Zie)

Facebook

Trending