Connect with us

WISATA

Pantai Anyer Baru Diminati Wisatawan dari Jabodetabek

Published

on

Pembina Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Hardomo.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, selama liburan pergantian tahuan, liburan sekolah, dan Natal 2017, baru diminitai wisatawan yang berasal dari sekitar Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

Dengan potensi alam yang dimiliki, Pantai Anyer yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Banten mampu menarik mintak kunjungan wisatawan dari luar Jabodetabek.

BACA JUGA: Wahidin Halim: Dua Tahun Lagi, Tidak Ada Jalan Rusak

Meski pengunjung hanya didominasi dari tiga wilayah itu, tingkat hunian hotel, villa, serta resort di sepanjang kawasan Pantai Anyer mengalami peningkatan hingga 100 persen. Peningkatan kunjungan ke kawasan ini sudah terjadi sejak Senin (25/12/2017).

Pembina Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Hardomo mengatakan, peningkatan jumlah hunian dikarenakan karena adanya masa libur sekolah dan cuti nasional perayaan natal dan tahun baru yang berbarengan.

“Ada peningkatan jumlah pengunjung yang menginap untuk saat ini mencapai 70 persen, dan ditargetkan pada tahun baru nanti peningkatan akan mencapai 100 persen karena masih dalam masa libur nasional,” kata Hardomo saat dihubungi Banten Hits melalui sambungan telelpon, Sabtu (30/12/2017).

BACA JUGA: Pegiat Pariwisata Banten Gembira Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

Menurut Hardomo, arus kunjungan ke kawasan Pantai Anyer tak terputus sejak Senin (25/12/2018). Sejak hari itu, peningkatan hunian tamu hotel sudah mencapai 50 persen lebih.

“Wisatawan sudah memenuhi hotel hari Senin kemarin, dan terus nyambung tidak putus-putus jika diperkirakan peningkatan mencapai 50 hingga 60 persen. Selain itu diperkirakan besok sudah penuh untuk tahun baru,” jelasnya.

“Kebanyakan para tamu menginap ambil paket, ada yang dua malam hingga tiga malam. Mereka pulang usai perayaan tahun baru,” tandasnya. (Rus)

Trending