Connect with us

Kabupaten Lebak

Calon Tunggal, Iti Jayabaya Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2018

Published

on

Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi menjadi calon tunggal di Pilkada 2018. (Foto: Fariz Abdullah)

Lebak – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi (IDE) menjadi calon tunggal di Pilkada Lebak 2018. Berbeda dengan Pilkada pada tahun 2013 lalu, pasangan petahana yang didukung oleh 11 partai politik (parpol) ini akan melawan kotak kosong.

Hal tersebut setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menyatakan berkas pendaftaran IDE memenuhi syarat dan mengembalikan berkas pendaftaran pasangan calon (paslon) perseorangan Cecep Sumardi-Didin Saprudin karena tidak terdapat B7-KWK.

BACA JUGA: Deklarasi Iti-Ade, 11 Parpol Pendukung Bentuk ‘Koalisi Kita’

“Ya, pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi mengantongi tiket sebagai peserta Pilkada Lebak 2018,” kata Ketua KPU Lebak, Ahmad Saparudin, Rabu (10/1/2018).

Berkas IDE dinyatakan memenuhi syarat setelah dilakukan pengecekan oleh tim peneliti dan divisi hukum KPU Lebak.

“Terpenuhi, tapi tetap penelitian akan dilakukan lebih lanjut sampai tanggal 16 Januari,” ujarnya.

Terkait dengan berkas pendaftaran Cecep-Didin, Saparudin menjelaskan, karena paslon enggan menerima pengembalian berkas, sementara KPU juga tidak bisa menerimanya, maka berkas akan disegel sebagai titipan di KPU dengan pengawasan panwaslu.

“Berkas yang tidak diterima paslon kita segel dan diberi keterangan sebagai berkas titipan,” ucapnya.

BACA JUGA: Bawaslu Banten Sebut Lebak Rawan Konflik Pilkada

Untuk diketahui, di Pilkada Lebak 2013, pasangan Iti yang berpasangan dengan Ade Sumardi diusung Partai Demokrat, PDI-P, Hanura, Gerindra, PPP, PKS, PKNU unggul dari pasangan Amir Hamzah-Kasmin yang diusung Partai Golkar dan pasangan Pepep Faisaludin-Aang Rasidi yang maju melalui jalur perseorangan.

Sementara, di Pilkada tahun ini, Iti Octavia Jayabaya harus melawan kotak kosong karena menjadi calon tunggal. Sebelas partai politik, termasuk Golkar memberikan dukungan kepada putri Mulyadi Jayabaya (JB) tersebut.(Nda)

Facebook

Trending