Connect with us

Kota Tangerang

Ini Penjelasan KPU Soal Mekanisme Pencoblosan Lawan Kotak Kosong

Published

on

 

Kotak kosong

Ilustrasi Surat Suara Satu Pasangan.(net)

Tangerang – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, Banani Bahrul mengatakan teknis pemilihan dalam situasi hanya ada satu pasangan calon tidak berbeda dengan adanya dua pasangan calon. Pasalnya, tetap ada dua kolom dalam surat suara meskipun tidak bergambar pasangan calon atau kolom kosong.

“Mekanisme pencoblosannya, mengacu ke Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2015 dan Keputusan KPU Nomor 144 Tahun 2016, bahwa Pilkada dengan satu pasangan calon dilaksanakan dengan surat suara berdesain pasangan calon dan kolom kosong,” kata Banani saat dikonfirmasi Banten Hits, Jum’at (12/1/2018).

Nantinya, pemilih dapat mencoblos kedua kolom, baik kolom bergambar pasangan calon maupun kolom kosong.

“Jika pemilih yang setuju memilih pasangan calon maka dicoblos kolom pasangan calon, pemilih yang tidak setuju memilih kolom kosong,” tuturnya.

Sementara itu, untuk kriteria pemenang, hal tersebut telah diatur di Pasal 22 dalam peraturan KPU No. 14 tahun 2015 dimana pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang dinyatakan menang jika memperoleh suara lebih banyak dari kolom kosong.

Namun, apabila kolom kosong memperoleh suara lebih banyak dari pasangan calon, maka akan diadakan pilkada ulang 2020 mendatang. Dan jabat wali kota Tangerang akan dijabat oleh pelaksana tugas (PLT) yang ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Soal penentuan pemenang, berdasarkan ketentuan Pasal 22 Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2015, KPU Kota Tangerang menetapkan pasangan calon terpilih apabila perolehan suara paslon lebih banyak daripada perolehan suara kolom kosong,” tandasnya.(Zie)

Trending