Connect with us

METROPOLITAN

Dua Pelajar Terjatuh saat Lewati Jembatan Gantung di Lebak

Published

on

Jembatan Gantung

Dua siswi jatuh saat melewati jembatan gantung yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Sejak dibangun tahun 2002, jembatan ini tak pernah mendapat perbaikan pemerintah daerah. (Foto: Fariz Abdullah/Banten Hits)

Lebak – Nining (18) dan adiknya Riani (15) mengalami luka memar pada bagian dada setelah terjatuh dari jembatan gantung. Sementara sepeda motor Yamaha Vino yang dikendarainya juga mengalami kerusakan pada bagian depan lantaran ikut terperosok.

Kedua siswi ini terjatuh saat akan melintasi sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Margajaya dengan Desa Mekarmulya, Kecamatan Cimarga, Sabtu (13/1/2018). Saat itu, keduanya akan menuju ke sekolah.

Ternyata, alas jembatan yang terbuat dari papan yang sudah lapuk tidak kuat menahan beban sepeda motor yang dinaiki keduanya.

“Jatuh ke pinggir sungai bersama sepeda motornya,” kata Kepala Desa Mekarmulya, Uben Sudrajat.

Jembatan gantung yang dibangun pada tahun 2002 silam memang belum pernah mendapat perbaikan dari pemerintah. Selain banyak papan yang menjadi alas jembatan yang sudah lapuk, tidak sedikit pula papan yang sudah hilang sehingga membahayakan warga yang melintasinya.

“Paling sesekali oleh warga melalui swadaya,” ujarnya.

Namun kata Uben, Pemdes Mekarmulya melalui APBDes 2018 telah mengalokasikan untuk perbaikan jembatan tersebut.

“Insya Allah tahun ini diperbaiki. Saya harap Pemkab Lebak juga ikut peduli,” imbuhnya.(Nda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 8 =

Trending