Connect with us

METROPOLITAN

Peras Agen LPG di Serang, Wartawan dan LSM Abal-abal Dikeroyok Warga

Published

on

peras pengusaha

Identitas empat pelaku yang diamankan pihak kepolisian.(Istimewa)

Serang – Mereka sebenarnya tak pantas disebut wartawan. Tapi, kemana-mana mereka mengaku wartawan. Bahkan, pakai rompi atau kartu pers yang mencorong. Rompi atau kartu pers abal-abal urusan belakang. Yang penting dapat target dan tentu saja ujung-ujungnya adalah duit.

Hal itu yang dilakukan, dua orang wartawan bodrek atau gadungan bernama Supriadi dari koran Detektif Bantem dan Alfian S Rukmana alias Alex yang mengaku sebagai wartawan Target Buser, serta dua orang anggota LSM Geram Banten Samsul Arif Hadi dan Yoki Neka Putra, berhasil di tangkap oleh warga, di kawasan, Kampung Sindang Kasih, Rt.05/01 Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Menurut informasi yang dihimpun Banten Hits, oknum wartawan dan LSM gadungan ini di tangkap dan dihakimi oleh masa, karena diduga hendak melakukan pemerasan kepada seseorang pengusaha agen gas LPG.

Kanit Reskrim Polsek Kramatwatu Iptu. Tatang S menjelaskan, kronologi kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 Wib pada Sabtu (13/1/2018), keempatnya mendatangi rumah korban untuk menanyakan tentang penjualan Gas LPG 3 Kg kepada korban, namun gerak-gerik keempat pemuda dinilai tidak wajar, korban langsung menghubungi warga untuk minta tolong, tanpa tanya warga langsung menghakiminya hingga babak belur.

“Pas saat menanyakan si empat pemuda ini mengatakan kepada korban bahwa penjualanya sudah melebihi aturan, karena korban ketakutan maka korban langsung telpon warga, lalu warga langsung melakukan pemukulan karena warga mengira pereman,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (14/1/2018).

Sebelum ke Kampung Sindang Kasih kelompok wartawan gadungan ini sempat lebih dulu datang ke agen LPG lainya yang berlokasi di Lingkungan Karangtengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber Kota Cilegon.

“Keempat pelaku benar adanya, ia sebelumnya sudah menerima uang dari tempat pertama di daerah Cibeber senilai 300 ribu,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, keempat pelakuini dibawa langsung Mapolsek Kramatwatu untuk penyelidikan lebih lanjut.(Zie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + two =

Trending