Connect with us

METROPOLITAN

Alasan Dianti Dyah Ayu Pilih-pilih Kuburan Sebelum Jadi Korban Longsor

Published

on

Dianti Dyah Ayu

Dianti Dyah Ayu saat mendapat pertolongan medis sesaat setelah berhasil dievakuasi. (Dok. Banten Hits)

Serang – Sejumlah firasat diterima keluarga dan sejumlah tetangga Dianti Dyah Ayu Cahyani (24), karyawan PT Garuda Maintenance Facility (GMF) korban tertimbun longsor di Underpass Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta Tangerang. Salah satu firasat adalah soal keinginan korban dimakamkan di tempat pemakaman umum yang jauh dari rumah tinggalnya.

BACA JUGA: Ini Permintaan Mengerikan Dianti Dyah, Korban Tewas Longsor Perimeter Selatan

Herman (29), tetangga korban menjelaskan, dua minggu lalu korban pernah mengatakan kepada kakaknya, korban ingin di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipocok.

“Dua minggu sebelum kejadian ngobrol sama kakaknya. (Korban) ini bungsu, dua (kakaknya) laki-laki,” ujar Herman kepada Banten Hits saat ditemui di rumah duka, di Perumahan Higland Park, Cluster Permata Hijau, RT 01 RW 08, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Banten, Selasa (6/2/2018).

“(Korban bilang) enggak mau dikubur di (TPU) Kelebut, karena katanya seram. Di (TPU) Cengkok enggak mau juga, katanya ada yang usil. Mintanya di Cipocok, deket kecamatan,” terangnya.

Dianti Dyah Ayu Cahyani adalah anak terakhir dan perempuan satu-satunya dari tiga bersaudara anak pasangan Gatot Cahyono Susanto dan Siti Subiani Susilani.

Korban tewas di Rumah Sakit Mayapada, Kota Tangerang, Dianti Dyah Ayu Chayani berhasil dievakuasi pukul 03.00 WIB, atau 10 jam lebih setelah terjebak di dalam mobil Hondra Brio bernomor polisi A 1567 AS yang tertimpa longsor.

Tiga jam kemudian, Mutmainah yang berada dalam mobil yang sama berhasil dievakuasi petugas. Mutmainah kini tengah menjalani perawatan di RS Siloam Karawaci, Tangerang.(Rus)

Facebook

Trending