Connect with us

METROPOLITAN

Dua Korban Longsor Parimeter Selatan Dapat Bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan

Published

on

Longsor parimeter selatan

Garis Polisi dipasang saat proses evakuasi kedua korban (Banten Hits/Maya Aulia).

Tangerang – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan akan menjamin biaya pengobatan Mutmainah atau Inah (24), karyawan GMF Aeroasia yang menjadi korban longsor di underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (5/2/2018).

“Adapun jika korban mengalami cacat kemudian dia perlu latihan, dan bisa dilakukan pelatihan fisioterapi seluruh biaya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Aan Wijayanti, Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan cabang Gambir, Selasa (6/2/2018).

BACA JUGA : Setelah 13 Jam, Penumpang Honda Brio Korban Longsor Perimeter Selatan Dievakuasi

Aan mengatakan, pihaknya akan menjamin seluruh biaya pengobatan Mutmainah selama menjalani perawatan hingga tahap pemulihan.

“Mutmainnah kita kasih jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan ke rumah sakit. Jadi pihak perusahaan dan keluarga tidak dikenakan biaya sepeserpun,” kata Aan.

Sementara untuk Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, yang meninggal saat tengah dilakukan perawatan, pihaknya pun akan memberi santunan sebesar 48 gaji yang diterima.

“Untuk yang meninggal dunia mendapat santunan BPJS ketenagakerjaan memberikan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp. 276.600.000,” tuturnya.

Pihaknya pun telah mendatangi kediaman korban di Serang, Banten untuk memberikan santunan tersebut.

“Untuk yang santunan langsung kita sudah hitung dan kita bayarkan ke pihak keluarga,” tutupnya.

Untuk diketuhi, Mutmainah, penumpang Honda Brio akhirnya berhasil dievakuasi setelah 13 jam terjebak longsor Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta Tangerang. Mutmainah bersama Dianti Dyah Ayu Cahyani yang telah berhasil dievakuasi lebih dulu, terjebak di dalam mobil yang tertimbun longsor, Senin (5/2/2018) siang.(Zie)

Trending