Connect with us

METROPOLITAN

Banjir Tahunan Kembali Menyergap, Akses Cilegon-Anyer Terputus

Published

on

banjir putuskan jalur Cilegon-Anyer

Banjir tahunan kembali melanda kawasan Cilegon. Jalan utama Cilegon-Anyer terputus akibat banjir, Sabtu (10/2/2018).(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Banjir tahunan yang seperti menjadi “langganan” kembali menyergap kawasan Kota Cilegon sejak Sabtu (10/2/2018) pagi. Hingga siang hari dampak banjir semakin meluas, bahkan telah memutuskan akses Cilegon-Anyer yang merupakan akses utama menuju kawasan wisata.

Wartawan Banten Hits Iyus Lesmana melaporkan, jajaran Satlantas Polres Cilegon melakukan pengalihan jalur bagi pengguna jalan Cilegon-Anyer melalui Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.

Banjir yang memutuskan kawasan ini terakhir terjadi, Senin (25/7/2016). Banjir setinggi 30-70 sentimeter merendam jalan utama penghubung Anyer-Ciwandan, Kota Cilegon. Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh. Pengguna jalan dari arah Cilegon menuju Anyer maupun sebaliknya tidak bisa menembus jalan tersebut.

BACA JUGA : Lalu Lintas Jalan Cilegon-Anyer Lumpuh oleh Banjir

Terputusnya jalur Cilegon-Anyer kali ini disebabkan genangan air di dua titik, yakni di depan Kantor Koramil Ciwandan dan PT Jawa Manis Rafinansi (JMR) Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Ketinggian air yang merendam dua kawasan ini mencapai 50-80 sentimeter. Banjir praktis membuat jalur ini sama sekali tak bisa dilalui, baik pengguna motor maupun mobil.

“Ada dua titik banjir yang mengakibatkan jalan Cilegon-Anyer terpurus, di depan Koramil dan di depan PT JMR. Yang di depan koramil panjang banjir mencapai 50 meter, sedangkan yang di PT JMR mencapai 100 meter. Kendaraan yang bisa melewati hanya kendaraan besar sementara motor dan kendaraan kecil tidak bisa lewat,” kata Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Cilegon Ipda Haris Munandar, Sabtu (10/2/2018).

Haris menambahkan, untuk menghindari risiko terseret arus, pihaknya dibantu anggota Sabhara Polres Cilegon dan Polsek Ciwandan terpaksa menghentikan kendaraan roda dua dan roda empat untuk tidak memasuki jalan Cilegon-Anyer dan mengalihkan ke jalur alternatif JLS.

“Jalur ini sudah tidak bisa dilewati oleh kendaraan kecil dan sepeda motor. Kami juga mengalihkan setiap pengendara untuk menggunakan jalur JLS karena ketinggian air masih belum surut jika memaksa dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya,” imbuhnya.

Hingga berita ini dipublish, kondisi ketinggian air yang merendam jalur Cilegon-Anyer masih belum terlihat surut. Belasan petugas Polres Cilegon masih berjaga-jaga di lokasi banjir untuk mengatur lalu lintas. (Rus)

Trending