Connect with us

METROPOLITAN

Ini Kata Tetangga Korban Pembantaian di Periuk Tangerang

Published

on

Pembunuhan di Periuk

Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban.(Banten Hits/Maya Aulia)

Tangerang – Salah satu tetangga korban mendengar adanya teriakan dari dalam rumah satu keluarga yang tewas dibunuh di Perumahan Taman Kota Permai 2, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018). Teriakan tersebut didengar sekira jam 3 pagi sebelum diketahui sudah tewas.

“Suaranya Astaghfirullah ya Allah. Ga ada suara tolong cuma suara tembok sekali doang abis itu ga ada suara,” ujar Rohayati (30) salah seorang tetangga korban.

BACA JUGA : Satu Keluarga Tewas Dibantai di Periuk Tangerang

Ia memang sering mendengar adanya keributan dari dalam rumah korban. Namun, saat ditanya, Ema hanya menjawab permasalahan keluarga.

“Sering ribut, saya pernah denger pertengkaran, cuma waktu pertama piring pecah saya sempet tengok katanya masalah keluarga. Kejadian ini saya mau tengok ya mungkin masalah keluarga lagi,” kata Rohayati.

BACA JUGA : Saudari dan Dua Keponakannya Dibantai di Periuk, Wanita Ini Histeri dan Pingsan

Namun, usai mendengar teriakan, tidak ada suara permintaan tolong dari sang suami. Padahal, sang suami ditemukan masih dalam kondisi hidup.

“Suaminya engga minta tolong ga apa. Ditolong jam 2 siang. Warga curiga anaknya biasa pagi sekolah dipanggil ga keluar keluar akhirnya diminta Pak RT buat buka, dan ditemukan udah meninggal,” tandasnya.

Diketahui pada pukul 15.00 WIB, satu keluarga ditemukam bersimba darah dengan tiga diantaranya tewas disalah satu kamar dengan cara berpelukan. Saat ini jenazah dan korban yang terkena luka berat dibawa ke rumah sakit terdekat.(Zie)

Trending