Connect with us

METROPOLITAN

Dandim Serang Sebut Ada Gerakan yang Ingin Membuat Seolah Negara Tidak Hadir

Published

on

Teror

Kaplres Serang kota AKBP Komarudin dan Dandim 0602 Serang saat melihat kondisi oranng yang diamankan di kecamatan padarincang.(Banten Hits. Saepulloh)

Serang – Sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat Banten, mulai dari isu penyerangan kepada kiai dan isu gerakan anggota Partai Komunikasi Indonesia (PKI) yang ingin membunuh ulama, dipastikan dibuat oleh orang tertentu untuk memanfaatkan situasi menjelang pesta demokrasi.

“Ini adalah bukan fenomena baru. Di tahun politik ini banyak pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Salah satunya isu orang gila dan sebagainya,” ungkap Dandim 0602 Serang Letkol Czi Herry Praptomo kepada awak media, Rabu (14/2/2018).

Menurut Herry, berkaca dari peristiwa-peristiwa sebelumnya yang terjadi, misalnya isu ninja, santet, dan penculikan anak beberapa waktu lalu, isu tersebut efektif membentuk opini masyarakat.

“Sehingga masyarakat cepat mengambil tindakan di luar hukum, main hakim sendiri. Di situlah seolah-olah negara tidak hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Herry mengimbau kepada masyarakat, khusus masyarakat Kota Serang yang sebentar lagi bakal menggelar pesta demokrasi lima tahun supaya tidak mudah terpancing.

“Jangan cepat emosi, percayakan kepada pihak keamanan. Sebagai aparat negara pasti kita akan menindaklanjuti apapun kejadian yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polres Serang Kota berhasil mengamankan seorang wanita yang diketahui merusak masjid di Rumah Sakit Sari Asih dan seorang pria misterius di dua lokasi yang berbeda.(Rus)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =

Trending