Connect with us

Hiburan & Olahraga

Ini Penonton Korban Luka Kericuhan Laga Persahabatan Perserang-Persib

Published

on

PENONTON LUKA SAAT KERICUHAN PERSERANG-PERSIB DI STADION MAULANA YUSUF

Edi, warga Jawilan, Kabupaten Serang, salah seorang penonton yang mengalami luka saat kericuhan mewarnai laga persahabatan Perserang vs Persib.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – Kericuhan mewarnai laga persahabatan Perserang vs Persib Bandung di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/3/2018). Kericuhan terjadi saat ratusan suporter saling berdesakan masuk ke dalam stadion.

BACA JUGA: Kericuhan Warnai Laga Persahabatan Perserang vs Persib

Pantauan Wartawan Banten Hits Mahyadi di Stadion Maulana Yusuf, belasan penonton luka dan pingsan akibat kericuhan. Bahkan, diduga jumlah korban kericuhan lebih banyak dari jumlah hasil berhasil terpantau.

Edi, warga Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang mengalami luka di kepala saat kericuhan terjadi di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.

Edi yang ketika ditemui tengah mendapatkan perawatan medis menyebut, kepalanya luka setelah dipukul petugas kepolisian yang sedang mengamankan laga Perserang-Persib.

“Dipukul polisi, Pak. Tidak tahu apa salah saya. Tidak tahu salah saya,” kata Edi sambil merintih menahan sakit.

Sebelum laga persahabatan ini digelar, Media Official Perserang saat koordinasi dengan Polres Serang Kota memastikan akan membuka seluruh pintu gerbang stadion supaya seluruh penonton bisa tertampung tanpa berdesakan.

BACA JUGA: Perserang Jamu Persib, Seluruh Pintu Stadion Maulana Yusuf Akan Dibuka

Satu jam sebelum laga digelar, kericuhan sudah mulai terjadi karena barcode pada tiket yang dimiliki penonton banyak yang rusak sehingga mereka tidak bisa masuk.

“Tidak tahu kenapa saat masuk stadion teman saya sudah masuk semua, tapi saya tidak bisa katanya barcodenya rusak tidak bisa digunakan. Kata petugas minta stempel saja ke panitia makanya saya ke sini,” kata Toni salah seorang pendukung Perserang saat menemui panitia sebelum pertandingan digelar.(Rus)

Facebook

Trending