Connect with us

GAYA HIDUP

Tak Sekedar Berpetualang, Srikandi Nusantara Juga Tanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan

Published

on

Srikandi Nusantara

Kegiatan Srikandi Nusantara bersihkan sampah di TNUK. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang – Berpetualang mengunjungi destinasi-destinasi wisata dengan disuguhkan panorama alam yang indah dan keasrian lingkungan memang sangat mengasyikan. Akan tetapi, menjadi tanggung jawab kita bersama peduli terhadap kebersihan dan menjaga keasriannya.

Salah satunya seperti yang dilakukan komunitas perempuan petualang Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Srikandi Nusantara di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Minggu (11/3/2018).

Sekitar 23 orang anggota Srikandi Nusantara dibantu 4 tour guide lokal dan 12 petugas balai TNUK menyisir sepanjang jalur TNUK, mulai dari Karang Ranjang sampai Citelang dan beberapa pulau yang ada di TNUK, seperti Pulau Peucang dan Pulau Handeuleum.

Sebanyak 130 kantong besar yang sudah disiapkan terisi penuh oleh sampah yang didapat dari hasil penyisiran di sepanjang jalur TNUK.

“Itu belum seberapa, karena masih sangat banyak sampah yang berserakan di TNUK. Apalagi, kita juga keterbatasan anggota,” kata Ketua Srikandi Nusantara, Dinny Masyta.

Bersih-bersih sampah di kawasan wisata tersebut atas dorongan keprihatinan Srikandi Nusantara melihat banyaknya serakan sampah.

“Apalagi kita juga sering main ke Ujung Kulon. Begitu kita lihat banyak sampah, kita langsung berinisiatif bersih-bersih,” ucap Dinny yang mengaku prihatin dengan masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Dinny menjelaskan, kegiatan yang tak hanya berpetualang namun menjaga dan peduli terhadap lingkungan sudah dilakukan sejak tahun 2015 dengan pendakian serentak di lima wilayah di Indonesia dan pada tahun 2016 melakukan penanaman 1.000 mangrove di Cikaso Sukabumi.

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang biasa kita lakukan di samping memperingati hari perempuan sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Maret. Kita mengajarkan bahwa berpetualang bukan hanya naik gunung atau ke pulau saja, tapi juga peduli terhadap lingkungan,” papar Dinny.(Nda)

Trending