Connect with us

METROPOLITAN

Bukan Tawuran, Pelajar Asal Bogor Tewas Diduga Diserang Geng Motor

Published

on

KAPOLRES SERANG KOTA AKBP KOMARUDIN UNGKAP PENYERANGAN GENG MOTOR YANG SEBABKAN PELAJAR ASAL BOGOR TEWAS

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin menjelaskan aksi penyerangan kelompok diduga geng motor kepada rombongan pelajar. Dalam peristiwa ini pelajar asal Bogor tewas.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – RA (17), pelajar asal Bogor tewas diserang sekelompok diduga geng motor bersenjata tajam di kawasan Patung Kemang, Kota Serang, Sabtu 17 Maret 2018.

Dugaan kelompok penyerang merupakan geng motor diungkapkan Nopal, salah satu anggota rombongan siswa asal Bogor yang juga rekan korban. Keterangan Nopal dan pelajar asal Bogor lainnya juga diamini Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin.

Sebelumnya, RA disebut jadi korban tewas setelah kelompoknya terlibat tawuran dengan kelompok lainnya di Patung Kemang, Kota Serang.

BACA JUGA: Tawuran Pecah di Kota Serang, Satu Pelajar Tewas

Para anggota kelompok diduga geng motor, kata Komarudin, membawa berbagai senjata tajam seperti pedang, celurit, dan gergaji.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian RA dan rombongan tengah berjalan menuju Terminal Pakupatan, Kota Serang. Para pelajar tersebut datang ke Serang untuk berlibur ke Pantai Anyer, Jumat 16 Maret 2018. Karena kehabisan ongkos untuk pulang ke Bogor, mereka berjalan kaki dari Cilegon sampai Kota Serang.

Menurut Nopal, saat dirinya bersama temannya berjalan kaki menuju Terminal Pakuptan, tiba-tiba mereka berpapasan dengan sekelompok orang diduga geng motor yang menanyakan asal para pelajar dan hendak menuju ke mana.

“Pas nanya juga orang itu (kelompok penyerang) sudah bawa benda tajam,” jelas Nopal kepada Banten Hits saat ditemui di Aula Mapolres Serang Kota, Sabtu malam 17 Maret 2018.

Entah apa alasannya, tiba-tiba kelompok diduga geng motor ini tiba-tiba menyerang rombongan pelajar. Mendapat serangan tak terduga, para pelajar sempat melakukan perlawanan, hingga akhirnya RA tewas disabet senjata tajam yang dibawa para pelaku.

Para pelajar asal Bogor hingga Sabtu malam masih diamankan di Polres Serang Kota, sementara korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Buru Geng Motor, Polisi Sisir Kota Serang

Beberapa saat setelah aksi penyerangan, Polres Serang Kota mengerahkan seluruh personil menyisir sejumlah lokasi di Kota Serang untuk memburu kelompok diduga geng motor yang menyerang pelajar asal Bogor. Penyisiran dilakukan hingga hingga satu tewas terkena benda tajam, di patung kemang Kota Serang, Sabtu (17/3/2018) malam.

“Kita kerahkan seluruh personil untuk penyisiran. Informasi di lapangan indikasi kelompok lawan (penyerang pelajar) menggunakan kendaraan bermotor. Kita sedang penyisiran data yang di TKP,” ujar Komarudin di Mapolres Serang Kota.

Menurut informasi yang diterima jajarannya, lanjut Komarudin, jumlah anggota kelompok diduga geng motor tersebut sama dengan kelompok pelajar asal Bogor.

“Cukup banyak. Cukup berimbang dengan anak sekolah, hanya saja sebagian menggunakan kendaraan,” ungkapnya.

Dari hasil penyisiran di lokasin kejadian, polisi tidak menemukan benda tajam apapun. Pengejaran pihak kepolisian hanya bermodalkan informasi yang diterima dari keterangan saksi di lokasin kejadian.

“Sampai saat ini tidak ditemukan sajam (senjata tajam). Keterangan saksi sangat mendukung upaya pencarian terhadap pelaku. Konon katanya (pelaku) mengunakan sajam jenis pedang, celurit, gergaji,” jelasnya.(Rus)

Trending