Connect with us

ADVERTORIAL

Hari Air Sedunia, PDAM Tirta Benteng Ajak Warga Jaga Sungai Cisadane

Published

on

PDAM Tirta Benteng

Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Sumarya menabur benih ikan ke bantaran Sungai Cisadane sebagai wujud kepedulian terhadap ekosistem sungai sebagai sumber kehidupan dan bahan baku produksi air bersih untuk masyarakat. (Foto: Hendra Wibisana/Banten Hits)

Tangerang – Setiap tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia (World Day for Water). Hari Air Sedunia bertujuan untuk terus menerus memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya air bersih dan upaya penyadaran pengelolaan sumber-sumber air bersih berkelanjutan.

Hari Air Sedunia menjadi momentum Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng (PDAM TB) Kota Tangerang sebagai penyelenggara pengelolaan air minum dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mencakup aspek sosial, kesehatan, pelayanan umum serta melaksanakan kebijakan umum.

Direktur Utama PDAM Tirta Benteng, Sumarya mengingatkan, pentingnya air bagi sumber kehidupan mahluk hidup di bumi maka sudah seyogianya kualitasnya perlu dijaga. Hal ini tentu saja tidak lepas dari kondisi Sungai Cisadane yang digunakan sebagai bahan baku produksi PDAM untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

Maka, sangat penting bagi seluruh elemen masyarakat menjaga agar tidak tercemari untuk menjaga kualitasnya. Kesadaran masyarakat penting agar tidak membuang sampah ke sungai yang akan berpengaruh pada pengelolaan air bersih oleh PDAM.

“Sampah akan menjadi kendala bagi PDAM dalam pengoperasian pompa-pompa, karena sampah plastik sangat mengganggu dan bisa merusak impeller pompa,” ungkap Sumarya di sela-sela menabur benih ikan ke Sungai Cisadane sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem Sungai Cisadane, Kamis (22/3/2018).

Selain terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai. Guna menjaga bahan baku, PDAM menyiapkan 20 petugas setiap harinya untuk membersihkan sampah.

“Jadi sangat penting menjaga kualitas, karena Cisadane menjadi andalan,” imbuh Sumarya.(ADVERTORIAL)

Facebook

Trending