Connect with us

METROPOLITAN

Nelayan yang Diamankan Polairud Polres Pandeglang Bantah Tangkap Penyu

Published

on

Penangkapan Penyu di Pandeglang

Daging penyu yang sudah disayat ditemukan polisi di sebuah kapal nelayan di perairan Ujung Kulon. (Foto: Engkos Kosasih.Banten Hits)

Pandeglang – Polairud Polres Pandeglang mengamankan empat nelayan asal Kecamatan Anyer Kabupaten Serang karena diduga menangkap penyu di perairan Ujung Kulon.

Daging penyu yang sudah disayat ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan kapal yang sebelumnya dicurigai menggunakan bom ikan.

BACA JUGA: Razia di Perairan Ujung Kulon, Polairud Polres Pandeglang Amankan Empat Nelayan Penangkap Penyu

Satu dari keempat nelayan yang diamankan, MH kepada Banten Hits membantah telah menangkap satwa yang dilindungi PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pelestarian Jenis Tumbuhan dan Satwa tersebut.

MH mengaku, daging penyu yang ada di kapalnya adalah pemberian dari nelayan yang bertemu di sekitar Pulau Panaitan, Ujung Kulon.

“Awalnya nelayan itu manggil-manggil kami, tiba-tiba dia menawarkan daging penyu, kami ambil buat makan, tapi saya enggak tahu sama nelayan itu. Pas ngasih, dia langsung pergi ke arah teluk Lampung, ” tutur MH, Senin (23/4/2018).

Kata MH, ada sekitar tujuh orang nelayan di atas kapal berwarna biru dengan bendera salah satu partai politik.

“Kapalnya juga ada jaringnya, lumayan gede kapalnya juga soalnya. Saya enggak lihat di kapal itu ada penyu lagi. Kami dikasih bagian kaki dan tangannya, kalau badan sama kepala mereka bawa,” ungkap MH.(Nda)

Trending