Connect with us

Berita Pemda

Digagas Ratu Tatu, Jurus Gerak Kaserangan Sudah Raih Rekor MURI

Published

on

Jurus Gerak Kaserangan

Bersama ratusan pesilat cilik, Bupati Tatu Chasanah dan pejabat Pemkab Serang peragakan jurus Gerak Kaserangan. (Foto: Istimewa)

Serang – Jurus Gerak Kaserangan digagas Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Jurus ini diperkenalkan kali pertama pada saat Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) Agustus 2017 lalu.

Dari gerakannya, Gerak Kaserangan ini kental dengan nuansa ke-Banten-an. Selain gerakan yang penuh kekuatan, di akhir jurus para pesilat pun diwajibkan menampilkan debus yang digagas Ketua Pendekar Muda Banten yang juga putra Ratu Tatu, Pilar Saga Ichsan.

Dalam siaran pers yang diterima Banten Hits, selain dilombakan pada event AKCF dengan diikuti oleh 40 paguron di Kabupaten Serang, Gerak Kaserangan yang dibawakan ratusan pesilat di tepi Pantai Florida Anyer Serang berhasil meraih rekor MURI.

“Saya hanya menggagas jurus ini, kemudian diciptakan oleh para senior pendekar yang duduk bersama dan terciptalah jurus Gerak Kaserangan. Jurus ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari pengembangan kebudayaan Kabupaten Serang,” pesan Tatu, usai menghadiri rangkaian gebyar Hardiknas tingkat Kabupaten Serang, Senin (7/5/2018).

Tatu mengakui, memiliki cita-cita terhadap dunia pendekar atau persilatan di Banten agar semakin kuat serta menjaga persatuan dan kesatuan para pesilat melalui jurus bersama yang masih berciri khas Banten.

Saat ini, Gerak Kaserangan sudah diajarkan di sekolah dalam bentuk muatan lokal (mulok).

“Ibu bupati meminta kami untuk melestarikan jurus ini dan menjadi kearifan lokal khas Kabupaten Serang yakni dengan masuk pelajaran mulok dan diajarkan di paguron silat,” kata Kadindik Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya.

Didampingi Wakil Bupati Pandji Tirtayasa bersama sejumlah pejabat, Ratu Tatu dihadapan ratusan pesilat cilik turut memperagakan kuda-kuda dari jurus Gerak Kaserangan tersebut.(Nda)

Trending