Connect with us

METROPOLITAN

Berkursi Roda Dilengkapi Oksigen, Terdakwa Korupsi Sodetan Sungai Cibinuangeun Jalani Sidang

Published

on

TERDAKWA KASUS KORUPSI SODETAN SUNGAI CIBINUANGEUN HADIRI SIDANG DENGAN BERKURSI RODA

Mila Suprapto, terdakwa kasus korupsi sodetan Sungai Cibinuangeun menghadiri sidang dengan berkursi roda dan oksigen di PN Serang, Senin 14 Mei 2018.(Banten Hits/ Saepulloh)

Serang – Terbaring menggunakan kursi roda dengan dilengkapi oksigen, Mila Suparto menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Senin, 14 Mei 2018. Mila merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi Pembangunan Sarana Penunjang Sodetan Cibinuangeun, Kabupaten Lebak tahun anggaran 2011 senilai Rp 17,9 miliar.

Didampingi istri dan penasehat hukum, Mila masuk ke ruangan Sidang Sari sekitar pukul 18:30 WIB untuk mengikuti sidang dalam agenda keterangan saksi. Namun, sidang yang diketuai Efiyanto itu batal digelar karena dua saksi yang dipanggil tidak hadir dan sidang akan kembali digelar pekan depan.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kabupaten Lebak, Eka Nugraha, alasan dua saksi tak hadir sulit dipanggil, lantaran keduanya telah dipenjara di dua tempat yang berada satu saksi ada di Sumatra Barat dan di Rutan Suka Miskin Bandung Jawa Barat.

TERDAKWA KASUS KORUPSI SODETAN CIBINUANGEUN HADIRI SIDANG DENGAN BERKURSI RODA-1

Mila Suprapto, terdakwa korupsi sodetan Sungai Cibinuangeun saat akan memasuki ruang sidang PN Serang.(Banten Hits/ Saepulloh)

“Kita panggil saksi dua orang itu lagi ditahan di Suka Miskin sama Sumatra Barat. Panggilanya susah,” ungkap Eka kepada Banten Hits di PN Serang.

Saksi yang berada di Rutan Suka Miskin adalah Direktur CV Tunas Mekar Jaya terpidana Ratu Lilis Karyawati, yang tak lain adik Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman. Dalam kasus ini Lilis lebih dulu divonis 7 tahun penjara pada tahun 2015 lalu dengan denda sebesar Rp 100 juta subsider tiga bulan penjara. Lilis juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp5,645 miliar. Satu saksi lagi Eka tak menjelaskan.

Menurut JPU, meski terbaring di atas kursi roda karena menderita stroke, namun pemegang saham PT Delima Agung itu dinyatakan sehat oleh dokter sehat dan bisa mengikuti persidangan.

“Kalau keterangan yang bersangkutan abis stroke, tapi kita sudah periksa sehat dan bisa untuk mengikuti persidangan,” terangnya.

Eka tak menjelaskan detail soal kasus korupsi korupsi proyek sodetan sungai Cibinuangeun, Kabupaten Lebak, pada APBD Banten senilai Rp19 miliar pada 2011 ini lantaran terdakwa sakit.

“Kalau dijelasin perkaranya panjang, tapi ini perkara 2012/2013 benungan Cibinuangeun, yang lain sudah ada putusan (inkrah) semua karena dua tahun lalu yang bersangkutan sakit, baru diajukan lagi,” tandasnya.

Proyek Keluarga Ratu Atut

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Hits, kasus korupsi sodetan Cibinuangeun senilai Rp 19 miliar ini juga menyeret adik tiri mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yakni Lilis Karyawati Hasan.

kasus ini menyeret sebanyak tujuh orang yani Dedi Mashudi (PPK BBWSC3), Yayan Suryana (Direktur III PT Delima Agung Utama), Lilies Karyawati Hasan (Direktur CV Tunas Mekar Jaya), H Memet (pelaksana lapangan), Tetty Y (Direktur I PT Delima Agung Utama), Nila Suprapto (Komisaris PT Delima Agung Utama), dan Eko Darwanto (konsultan).

Berdasarkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP proyek yang dibangun di Kampung Burunuk, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, itu merugikan keuangan negara Rp3.512.089.392. Soalnya, pengerjaannya diambil alih oleh Lilies Karyawati Chasan selaku Direktur Utama (Dirut) PT Tunas Mandiri Jaya Utama (TMJU). Dari PT DAU, nilai proyek berkurang menjadi Rp16 miliar lebih.

Namun, adik kandung Walikota Serang Tb Haerul Jaman itu kembali menyerahkan pengerjaan proyek yang diadendum empat kali itu kepada Memet. Sesuai komitmen lisan antara kedua tersangka, nilai proyek kembali berkurang menjadi Rp10 miliar. Lilis disebutkan mengambil keuntungan senilai Rp6 miliar. Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadinya. Alhasil, proyek nasional yang dikerjakan oleh Memet tidak sesuai spesifikasi.(Rus)

Trending