Connect with us

ADVERTORIAL

Dua Daerah Adopsi Smart City Kota Tangerang

Published

on

Aplikasi Smart City Kota Tangerang

MoU pemanfaatan aplikasi Smart City Kota Tangerang oleh dua daerah yakni Bekasi dan Karawang. (Foto: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Tuntutan percepatan dan transparansi pelayanan publik mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dengan mengembangkan konsep Smart City.

Kota Tangerang sebagai kota metropolitan dinilai telah berhasil mengimplementasikan konsep Smart City atau ‘kota pintar’ di Indonesia. Hal tersebut terbukti dari beragam prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di bidang pengembangan Smart City.

Sehingga tidak mengherankan bila banyak instansi pemerintah ingin mengadopsi dan menerapkan aplikasi yang telah dimiliki oleh Pemkot Tangerang. Tercatat sampai saat ini, tidak kurang dari 28 pemerintah daerah mengadopsi sejumlah aplikasi yang telah dikembangkan Pemkot Tangerang, yang teranyar adalah Pemkab Karawang dan Bekasi yang baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pemanfaatan aplikasi Smart City dengan Pemkot Tangerang.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karawang Cellica Nurachadiana dan Pjs Bupati Bekasi Ruddy Gandakusuma, serta dari Pemkot Tangerang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Tabrani disaksikan langsung Pjs Wali Kota M. Yusuf dan Sekda Dadi Budaeri, di Ruang Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan kota Tangerang, Rabu (16/5/2018).

Bukan tanpa alasan, kedua daerah tersebut memilih aplikasi Kota Tangerang sebagai aplikasi yang akan diadopsi di masing-masing pemerintah daerah.

Cellica misalnya, dirinya mengaku terkesan dengan berbagai aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang. Menurutnya, meski Karawang berada di Provinsi Jawa Barat yang juga terkenal dengan Smart City terutama di Kota Bandung, namun Pemkab Karawang merasa sistem Smart City di kota Tangerang lebih cocok untuk diimplementasikan di daerah yang dipimpinnya.

“Bandung bagus, Kota Tangerang juga bagus. Tentunya kami memiliki pertimbangan tersendiri untuk memilih Kota Tangerang. Kami datang ke Kota Tangerang setelah melakukan berbagai kajian bersama aparatur kami dan yang lebih siap Kota Tangerang,” jelasnya.

Cellica juga berharap Pemkab Karawang bisa mengadopsi 174 aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang, sehingga pemkab Karawang bisa lebih meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat dan masyarakat juga bisa merasakan kehadiran pemerintah.

“Kita akan adopsi beberapa aplikasi terkait e-Government dan pelayanan publik termasuk pengaduan masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan Cellicia, Pjs Bupati Bekasi Ruddy Gandakusuma juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat ingin mengadopsi semua aplikasi yang telah dimiliki oleh Kota Tangerang.

“Apalagi Kota Tangerang dan Bekasi punya kultur yang tidak jauh beda, kita juga sama-sama sebagai daerah penyangga ibu kota. Kita bisa lihat efektifnya pelayanan publik melalui aplikasi yang dikembangkan Pemkot Tangerang,” akunya.

Penandatanganan MoU akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang sifatnya lebih teknis termasuk detil aplikasi yang akan diadopsi oleh dua daerah tersebut.(ADVERTORIAL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 15 =

Trending