Connect with us

METROPOLITAN

Anggaran Pembangunan Poskesdes Cisangu Lebak Diduga Dikorupsi

Published

on

Korupsi Tunjangan Daerah

Foto: Ilustrasi/Lensaindonesia.com

Lebak – Anggaran pembangunan Poskesdes di Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2017 diduga dikorupsi.

Dugaan korupsi tersebut dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (BENTAR) Kabupaten Lebak ke Polres Lebak.

Kabid Investigasi LSM BENTAR Arip Hidayat kepada wartawan mengatakan, indikasi korupsi terlihat pada anggaran yang direalisasikan. Dari Rp130 juta, anggaran hanya direalisasikan untuk pembangunan poskesdes.

“Tidak sesuai dengan pos anggaran dan tidak sesuai dengan RAB. Faktanya, anggaran hanya dipakai untuk pembangunan poskesdes saja. Sementara, peralatan tidak ada, karena seharusnya itu satu paket,” ungkap Arip.

Pihaknya juga menduga Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang seharusnya sebagai pihak yang melaksanakan pembangunan tersebut justru tidak dilibatkan.

Atas temuan tersebut, LSM BENTAR kata Arip berharap laporan bisa ditindaklanjuti oleh kepolisian dan menyelidiki dugaan korupsi pada anggaran tersebut.

“Lakukan penyelidikan dan segera usut dugaan korupsi ini,” pinta Arip.

Saat dikonfirmasi Banten Hits, Kepala Desa Cisangu Ideng Sukatma membantah hal tersebut. Ideng mengaku tak tahu menahu dan menyarankan untuk mengkonfirmasi hal itu kepada TPK.

“Kan rekening TPK gimana tidak dilibatkan. Saya belum tahu silahkan ke TPK,” pungkas Ideng, Minggu (20/5/2018).

Banten Hits masih berupaya mendapatkan penjelasan TPK. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Zamrul Aini belum memberikan keterangan terkait laporan tersebut.(Nda)

Trending