Connect with us

Berita Pemda

Wahidin Halim Berharap Serapan Anggaran di Triwulan Kedua Meningkat

Published

on

Wahidin Halim Apel Perdana Cuti Lebaran

Wahidin Halim menegaskan tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang tak disiplin dan mengabaikan pekerjaan. (Foto: Dok. Pemprov Banten)

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meminta seluruh pegawai di lingkup Pemprov Banten mematuhi kedisipilinan kerja. Dirinya tidak akan segan memberikan sanksi tegas terhadap aparatur yang bandel dan mangkir dari kerjaannya.

“Hari ini mulai masuk ya sudah kita kerja. Jangan ada alasan lagi, catat yang masih mudik, yang masih balik,” tegas WH saat memimpin apel Hari Kesadaran Nasional dan halal bihalal pegawai lingkup Pemprov Banten, di halaman Masjid Al Bantani, KP3B, Kota Serang, Kamis (21/6/2018).

Seluruh kepala OPD juga ditekankan untuk fokus terhadap program-program kerja, terutama pada sejumlah pembangunan fisik yang perlu mendapat prioritas.

“Tanggung jawab kita hari ini sudah mulai, kerjaan yang belum beres segera bereskan, yang sudah dikerjakan kita evaluasi. Serapan anggaran sangat terbatas, triwulan kedua atau semester kedua kita bisa tingkatkan,” pinta WH.

BACA JUGA: Lelang Lamban, Serapan Anggaran Pemprov Banten di Bawah 10 Persen

WH mengaku di apel perdana setelah cuti Lebaran, ia bersama Wagub Andika Hazrumy sengaja datang lebih awal guna memastikan kesiapan pejabat dan staf dalam memberikan pelayanan.

“Hari pertama memang menjadi konsen saya sebagai pimpinan untuk melihat sejauh mana tingkat kehadiran, karena hari ini juga akan dilaporkan ke Kementerian PAN-RB. Konsekuensi, dari kemarin kan diberi liburan, sejauh mana tingkat kesadaran dan kehadiran dari saudara-saudara sekalian,” papar WH.

Dalam kesempatan tersebut, WH mengucapkan selamat Idul Fitri dan memohon maaf kepada seluruh pegawai serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah kembali bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Sebagai seorang muslim kita buka pintu maaf yang seluas-luasnya, tidak menunggu orang minta maaf kepada kita. Kita legowo dan harus menjadi seorang pribadi yang baik, terbuka, jangan ada dendam, jangan ada dusta di antara kita,” pesannya.(Nda)

Trending