Connect with us

METROPOLITAN

Praktik Jual Beli Kursi di PPDB Diduga Terjadi, Wagub: Sanksinya Jelas Kita Pecat

Published

on

Wagub Banten Andika Hazrumy

Andika Hazrumy memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada aparatur sekolah yang terlibat dalam praktik jual beli kursi PPDB. (Foto: Banten Hits/Mahyadi)

Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy memastikan bakal menindak tegas aparatur sekolah yang terbukti terlibat dalam praktik jual beli kursi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK.

Andika mengaku telah mendapat banyak laporan mengenai dugaan praktik jual beli kursi pada PPDB 2018 kepada para peserta didik baru.

“Kepada seluruh aparatur sekolah yang ada di SMA atau SMK jangan sesekali menawarkan kursi untuk PPDB. Anda tidak tahu nanti siapa yang ada tawari, tapi bisa terjadi sesuatu penegakan hukum,” kata Andika, Rabu (11/7/2018).

Andika mengingatkan bahwa sanksi tegas siap-siap diterima jika ada aparatur sekolah terbukti melakukan praktik tersebut.

“Sanksinya jelas kita pecat,” tegasnya.

Dugaan terjadinya jual beli kursi sambung Andika kini tengah diinvestigasi.

“Saat ini sedang diinvestigasi. Makanya saya dan Pak Gubernur minta bantuan kepada pihak penegak hukum sambil berjalan melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.

Pemprov Banten kata dia, berharap masyarakat dapat bekerja sama membantu mengungkap praktik jual beli kursi yang merugikan masyarakat.

“Saya mohon bantuan masyarakat untuk menemukan bukti ataupun orang yang betul-betul menjual kursi PPDB, ini harus ditelusuri secara komperhensif agar tidak terjadi seperti ini lagi, kursi PPDB bukan untuk dijualbelikan tetapi untuk masyarakat sebagai bagian pelayanan terbaik,” papar Andika.(Nda)

Trending