Connect with us

METROPOLITAN

Pemuda Diminta Tak Mudah Terprovokasi Opini Menyesatkan

Published

on

Diskusi Kebangsaan GP Ansor Kota Serang

Diskusi dan refleksi kebangsaan yang digelar GP Ansor dan Pemuda GKI Serang. (Foto: Banten Hits/Mahyadi)

Serang – Isu identitas dinilai lebih seringkali dimainkan karena dianggap lebih mudah menyulut perselisihan.

Wakil Ketua PC GP Ansor Kota Serang Ajat Munajat meminta para pemuda mengantisipasi dan tidak mudah terprovokasi oleh opini-opini yang menyesatkan yang justru mengarah pada upaya memecah belah persatuan.

“Pemuda jangan mudah terprovokasi oleh opini sesat yang isinya mengarah pada perpecahan,” kata Ajat saat diskusi dan refleksi kebangsaan, di gedung PWNU Banten, Sabtu (11/8/2018).

BACA JUGA: Mengasah Pengetahuan 4 Pilar Kebangsaan Melalui Permainan Monopoli

Kata dia, pemuda harus bisa mengantisipasi karena jika tidak akan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami pemuda lintas agama sepakat terus bersama-sama agar tidak mudah terpecah,” ujarnya.

Diskusi dan refleksi kebangsaan pemuda lintas agama yang dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan mengusung tema ‘Mengasah Potensi Bersama Demi Visi Misi Membangun NKRI Berlandaskan UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Tujuannya jelas, berbeda tetap satu tujuan,” ucapnya.

Ketua PW GP Ansor Banten Ahmad Nuri menambahkan, dalam Islam, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama.

“Terlepas dari identitas apapun itu kita, Indonesia itu satu,” katanya.(Nda)

Trending