Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Lebak Setop Program Raskin pada 2019

Published

on

sidak beras untuk warga miskin alias raskin ke bulog

Sejumlah anggota Komisi IIII DPRD Lebak saat sidak ke gudang penyimpanan beras Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang. Komisi III menemukan sejumlah raskin susut dan tak sesuai dengan takaran dalam label karung. (FOTO: Banten Hits / Fariz)

Lebak – Program beras sejahtera atau rastra yang dulu disebut raskin alias beras untuk warga miskin, akan disetop Pemkab Lebak pada 2019 mendatang. Pemkab Lebak akan mengganti program tersebut dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra mengatakan rencananya BPNT akan didistribusikan dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), di mana setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan jatah Rp 110.000/bulan.

“Rencananya tahun depan yang kita berlakukam Program BPNT,” kata Eka kepada BantenHits.com, Jumat, 12 Oktober 2018.

Eka menjelaskan, KPM dengan saldo Rp 110 ribu KPM akan berbelanja kebutuhan pokok secara non tunai di beberapa warung yang telah ditunjuk menerapkan elektronik warung gotong-royong (e- warong).

E-warong, sambung Eka, merupakan program Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan beberapa kebutuhan pokok masyarakat yang berkualitas, di mana e-warong merupakan agen perbankan anggota Himbara sesuai harga yang di desain sebagai tempat KPM untuk mendapatkan atau mencairkan bantuannya berupa beras dan gula yang dapat melayani KPM kapan pun juga.

“Jadi KKS ini nanti fungsi nya sama seperti ATM, KPM tinggal membawa KKS ke e-warung untuk ditukarkan menjadi beras ataupun bahan lainnya,” bebernya.

Dalam pelaksanaannya KPM hanya dapat menerima bantuan pada hari tertentu yang telah ditetapkan oleh petugas bank.

“Penyaluran Rasta sendiri akan berakhir di bulan Desember 2018, dan langsung di gantikan oleh BPNT yang akan mulai direalisasikan pada bulan Januari 2019,” ucapnya.

Untuk diketahui data terkahir penerima bantuan rasta yaitu sebanyak 106.232 KK yang tersebar di 240 Desa, Lima Kelurahan, dan 28 Kecematan di Kabupaten Lebak. Data penerima BPNT saat ini akan disamakan dengan data penerima Rastra. (Rus)

Trending