Connect with us

OLAHRAGA

Capaian Pada Porprov V Banten Meleset Jauh, Irna Mengaku Kecewa

Published

on

IRNA BERSAMA ATLET DAN OFFICIAL KABUPATEN PANDEGLANG

Bupati Pandelang Irna Narulita saat menghadiri acara pembukaan Porprov V Banten di Stadion Benteng Taruna, Kabupaten Tangerang. (FOTO: Humas Pemkab Pandeglang)

Pandeglang – Capaian tiga besar yang ditargetkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov V Banten meleset jauh.

Pasalnya, Kontingen Pandeglang hanya mampu mengumpulkan 18 keping emas, 23 perak, dan 46 perunggu. Dengan perolehan tersebut, Kabupaten Pandeglang menempati juru kunci. Pandeglang kalah bersaing dengan tetangganya, Kabupaten Lebak yang berada satu strip di atasnya.

Buruknya capaian kontingen Pandeglang ini, membuat Bupati Pandeglang Irna Narulita merasa prihatin dan kecewa. Padahal dirinya sudah turun langsung saat pembukaan untuk memberi motivasi kepada para atlet.

BACA JUGA: Opening Ceremony Porprov V Banten; Konvoi Kontingen Kabupaten Tangerang Paling Panjang, Irna Narulita Tampil Percaya Diri

“Saya berharap kita bisa berada di rangking 5 atau 6 karena kemarin kita kan di rangking 7. Tetapi malah turun. Saya sangat kecewa,” ujar Irna, Jumat, 16 November 2018.

Untuk mewujudkan prestasi bagi para atlet, dukungan moril dan materil sudah diberikan meski diakui tidak begitu besar. Pemkab Pandeglang juga telah menjanjikan bonus bagi mereka yang berprestasi.

“Saya tetap mengapresiasi anak-anak kami yang sudah bertanding. Jika ada kekurangan kami mohon maaf. Tetapi kami harus tetap memacu semangat mereka,” ujar Irna.

Sayangnya, hal itu tak cukup untuk menorehkan catatan emas dalam event empat tahunan tersebut. Terlepas dari itu, Irna menyampaikan permohonan maafnya belum bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Maaf kalau saya belum bisa persembahkan yang terbaik,” ungkapnya.

Disinggung soal minimnya anggaran pembinaan, bupati wanita pertama di Pandeglang itu tidak membantah. Pemkab hanya mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar rupiah untuk pembinaan atlet tahun 2018. Jauh apabila dibandingkan dengan kabupaten kota lain di Banten.

“Soal anggaran memang diakui masih kecil. Tetapi saya sedang kebutuhan lain, terutama yang berkaitan yang mendasar,” tandasnya.(Rus)

Trending