Connect with us

METROPOLITAN

Setoran Pajak Turun, DP2D Kabupaten Pandeglang Akan Audit Pengelola KEK Tanjung Lesung

Published

on

Hotel di KEK Tanjung Lesung

Mongolian Cultute Center di KEK Tanjung Lesung. (istimewa)

Pandeglang – Dinas Pelayanan Pajak Daerah atau DP2D Kabupaten Pandeglang menyebutkan dua wajib pajak pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, yakni PT Banten West Java dan PT Tanjung Lesung Leasueri Industri sejak dua bulan terakhir mengalami penurunan pembayaran pajak kepada pemerintah daerah.

Kepala Bidang Pendaftaran DP2D Kabupaten pandeglang Wawan Setiawan mengatakan, untuk pajak hotel di KEK Tanjung Lesung rata-rata Rp 94-200 juta perbulan, akan tetapi dari bulan Oktober-November pajak yang dibayarkan oleh kedua perusahaan tersebut semakin mengecil di bawah Rp 100juta.

Penurunan seotran pajak yang hampir 50 persen itu, kata Wawan, membuat DP2D akan segera melakukan audit untuk melakukan pemeriksaan kepada dua Wajib pajak tersebut.

“Upaya kami, kami akan melakukan klarifikasi dengan cara menurunkan tim untuk memeriksa laporan pajak kedua hotel tersebut,” kata Wawan, Selasa, 20 November 2018.

Menurut Wawan, penurunan setoran pajak yang dibayarkan oleh kedua wajib pajak tersebut dinilai tidak wajar, karena berdasarkan data pada tahun sebelumnya pendapatan pajak disektor hotel seharusnya tinggi sampai dengan awal tahun berikutnya.

“Yang keduanya kami juga akan diaudit oleh BPK terkait adanya penurunan setoran pajak yang dibayarkan oleh kedua WP tersebut. Jika nanti hasilnya menunjukkan bahwa penyebab turunnya pajak hotel itu karena sewa huni yang turun kita enggak masalah, tapi kami khawatirnya ada penyebab lain,” tandasnya.(Rus)

Trending