Connect with us

WISATA

Berkunjung ke Baduy, Wisatawan Wajib Pakai Kampret

Published

on

Bupati Lebak Iti Octavia mewajibkan wisatawan Baduy pakai kampret

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ketika memberikan sambutan pada acara Riung Mungpulung HUT Lebak ke-190. Iti mengatakan, Pemkab Lebak akan mewajibkan wisatawan yang berkunjung ke Baduy mengenakan kampret, yakni pakaian adat khas Baduy.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak akan mewajibkan wisatawan yang berkunjung ke Baduy mengenakan kampret, yakni pakaian adat khas Baduy.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menegaskan, hal untuk menjaga agar kultur budaya Baduy. Langkah ini diadopsi dari kebijakan di Korea.

Menuhrut Iti, banyak benchmark yang bisa diadopsi untuk menjaga dan melestarikan kultur Baduy agar tidak luntur salah satunya dengan kebijakan penerapa penggunaan pakaian khas Baduy alias kampret kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Baduy Dalam.

“Kalau di Korea para pengunjung diwajibkan menggunakan pakaian tradisional setempat atau Hanbok ketika akan memaskui Korean Fork Village. Ke depan hal serupa akan kita terapkan di Baduy,” Kata Iti saat Riung Mungpulung HUT Lebak ke-190 di Pendopo Bupati Lebak, 2 Desember 2018.

Iti mengaku kedepannya pemkab akan menyiapkan sebuah kawasan serupa meetinh point di Baduy Luar, dimana wisatawan yang akan berkunjung ke Baduy dalam diwajibkan memakai aksesoris tambahan berupa pakaian khas Baduy.

“Ini sejalan dengan tema HUT Lebak ke-190 yaitu Visit Lebak, melalui Pariwisata akan kita wujudkan Lebak Cerdas, Sehat dan Sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, Baduy saat ini sudah mendunia event seba baduy telah masuk 100 wonderful events pariwisata di Indonesia ditambah Baduy telah masuk Banten Seven Wonders.

Pemkab, sambung Iti untuk menambah semangat wisatawan mengunjungi baduy beberapa ruas jalan penunjang akan segera dilakukan perbaikan seperti ruas jalan Leuwidamar-Gajrug, Ciboleger-Gardu, Leuwidamar-Cirinten.

“Untuk aksebilitas disamping penataan pada areal pintu gerbang utama Ciboleger, Pemkab bersama masyarakat memberikan alternatif akses menuju kawasan Baduy dalam yang ditandai dengan pemasangan gapura Baduy Jero di kampung Cijahe,” pungkasnya. (Rus)

Trending