Connect with us

ADVERTORIAL

Dua Tahun Berdiri, Diskominfo Kabupaten Lebak Sodorkan Informasi Cepat dan Pelayanan Maksimal

Published

on

Kepala Diskominfo Kabupaten Lebak Dodi Irawan

Dodi Irawan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi atau Diskominfo Kabupaten Lebak. Diskominfo Kabupaten Lebak berhasil menjadikan Kabupaten Lebak sebagai daerah paling Informatif di Banten.(Istimewa)

Lebak– Dua tahun sudah Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kabupaten Lebak berdiri dalam membantu percepatan pembangunan daerah dibawah pimpinan Iti Octavia Jayabaya – Ade Sumardi.

Dalam perjalanannya, Instansi yang dinahkodai Dodi Irawan ini telah berhasil merebut perhatian masyakat dalam menyodorkan informasi cepat dan akurat seputar pemerintahan juga pelayanan publik yang maksimal.

Hal tersebut terlihat dari beberapa prestasi dan karya yang sudah dicetuskan dinas yang memiliki tekad tidak akan terbuai dalam kelambanan melainkan bekerja dengan cepat, bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja dengan hati serta bekerja dengan inovasi demi memberikan pelayanan publik yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Lebak ini.

Dodi Irawan Kepala Diskominfo Kabupaten Lebak mengatakan dinas komunikasi dan informatika Kabupaten Lebak memiliki tugas utama untuk meningkatkan diseminasi informasi dan komunikasi, dilihat dari itu maka diskominfo adalah garda terdepan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat dengan didukung dengan sistem informasi dan teknologi serta ketersediaan data yang lengkap, akurat dan valid untuk peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah dengan tujuan akhir adalah peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

We always over estimate the change that will occur in the next two years and under estimate the change that will occur in the next ten. Don’t let yourself be lulled into in action . (Kita selalu menaksir terlalu tinggi perubahan yang akan terjadi dalam 2 tahun ke depan dan meremehkan perubahan yang dapat terjadi dalam 10 tahun ke depan. Jangan biarkan diri Anda terbuai dalam kelambanan.  Bill Gate-Pendiri Microsoft). Dimulai dengan kata-kata mutiara Bill Gate Pendiri Microsoft, itulah gambaran 2 (dua) tahun keberadaan Dinas komunikasi dan informatika Kab. Lebak mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Lebak,” kata Dodi kepada BantenHits.com, Senin 3 Desember 2018.

Pengelolaan informasi dan komunikasi.

Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya. Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik sebagaimana yang diamanatkan Undang-undang nomor 14 Tahun 2008.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan Dinas Komunikasi dan Informatika adalah PPID utama yang mengkoordinasikan PPID Pembantu di Perangkat Daerah Kabupaten Lebak.

Selama ini sudah mengkoordinasikan melalui koordinasi, forum diskusi, dan pendampingan jika terjadi sengketa informasi serta memberikan informasi tentang pemerintah daerah baik melalui media cetak, baligho, poster maupun melalui website resmi PPID.

Dinas Komunikasi dan Informatika berusaha memfasilitasi pemberdayaan dan pembentukan kelompok informasi masyarakat (KIM) menjadi agent of change untuk memberikan masukan kepada pemerintah, penyebarluasan informasi kepada masyarakat dan bentuk literasi masyarakat serta sebagai wadah media informasi masyarakat dalam rangka memberikan informasi pembangunan daerah untuk masyarakat Kabupaten Lebak.

Disamping itu dinas Komunikasi dan Informatika juga melakukan pengelolaan spektrum frekeunsi radio. Penggunaan spektrum radio harus sesuai dengan peruntukkannya serta tidak saling mengganggu mengingat sifat spektrum frekuensi radio dapat merambat ke segala arah tanpa mengenal batas wilayah.

“Penggunaan spektrum radio untuk penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, penyelenggaraan penyiaran radio Multatuli FM 89.00 MHz, radio amatir serta untuk sistem peringatan dini maupun kedaruratan untuk bencana alam,”paparnya.

Logo Aplikasi Smart City Pemkab Lebak

Logo Aplikasi Smart City. Pemkab Lebak melaunching aplikasi smart city untuk memudahkan wisatwan ataupun masyarakat Lebak dalam mencari kebutuhan baik kesehatan maupun fasilitas lainnya.(Istimewa)

Pengelolaan Sistem Informasi dan Aplikasi

Untuk mendukung pengelolaan informasi dan komunikasi diperlukan sebuah sistem informasi dan aplikasi. Sebagai langkah awal sesuai dengan peraturan perundangan terkait tata kelola subdomain di daerah maka Dinas Komunikasi dan Informatika mengintegrasikan website Perangkat Daerah dalam satu subdomain lebakkab.go.id. Disamping itu pengelolaan media sosial daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk mencegah pemberitaan yang kurang baik dan menangkal berita hoax.

Langkah berikutnya adalah menginventarisir, dan mengkoordinasikan pengelolaan seluruh sistem informasi dan aplikasi yang ada di Perangkat Daerah Kabupaten Lebak. Sistem informasi dan Aplikasi yang telah dikelola oleh antara lain SIMRAL, Simponie, Sahate, Bewara, Lebak Smart City, PPID, Call Center Lebak 112, Sikepel, JDIH, Simonev, Multatuli FM News and Streaming, Lebak Unique, Sirup LKPP, LPSE, Si-ELA Komplain, Lebak Smart Tax, Warbis UMKM, dan Forum KIM, serta Lebak DISADA.

Pengelolaan dan pemeliharaan server/storage/penyimpanan juga bagian penting dari pengelolaan sistem informasi dan aplikasi untuk memastikan keamanan sistem informasi dan aplikasi tersebut. Pengelolaan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik Kabupaten Lebak juga bagian dari dinas komunikasi dan informatika untuk memastikan proses pengadaan dari awal sampai akhir bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan.

“LPSE Kabupaten Lebak salah satu LPSE yang ada di Provinsi Banten yang telah mempunyai Sertifikat lengkap sebanyak 17 Sertifikat,”jelasnya.

Pengelolaan Data

Dinas Komunikasi dan informatika dalam pengelolaan data telah melakukan proses pengumpulan dan pengolahan data dari seluruh perangkat daerah dan pemerintah pusat. Hasil pengumpulan dan pengolahan data tersebut disusun dalam beberapa buku yaitu buku data pokok (DAPOK) kabupaten, buku saku dan buku profil daerah.

Untuk mendukung hal tersebut Dinas Komunikasi dan Komunikasi menyusun kebijakan regulasi tentang sistem pengelolaan data daerah dan menginisiasi pembentukan Forum Data untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data.

Disamping itu, menyesuaikan dengan perkembangan di era digital Dinas Komunikasi dan Informatika membuat sebuah aplikasi data yaitu Lebak DISADA untuk mempermudah inputing data dari setiap perangkat daerah dan memberikan kemudahan kepada masyarakat kabupaten Lebak untuk mengakses data.

“dari uraian di atas, jelas tergambar bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai peranan yang sangat penting dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi untuk masyarakat, dengan dukungan teknologi dan data yang berkualitas,”tutup Dodi. (ADVERTORIAL)

Trending