Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Jelang Libur Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Tangerang Raya Sampai 75 Persen

Published

on

Jelang Libur Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Tangerang Raya Sampai 75 Persen

Salah seorang pengunjung menggunakan fasilitas Hotel Grand Zuri BSD.Jelang libur akhir tahun, okupansi hotel di Tangerang Raya sampai 75 persen (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Tingkat hunian atau okupansi hotel di Tangerang Raya dalam menghadapi liburan Natal dan tahun baru dinilai cukup positif. Selain banyaknya objek wisata yang menjadi destinasi, faktor keamanan dan infrastruktur menuju objek wisata di Banten juga sudah cukup bagus.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten Achmad Sari Alam menjelaskan, pihaknya optimistis tingkat okupansi hotel di kawasan wisata Banten akan alami peningkatan.

Menurut Achmad, tingkat okupansi hotel di kawasan Tangerang Raya bisa di atas 75 persen. Hal itu dapat dilihat dengan adanya ICE BSD sebagai Convention Hall terbesar di ASEAN serta masih dilakukannya pembangunan hotel dan restoran di beberapa titik bisnis kawasan Tangerang raya.

“Pembangunan hotel di Tangerang Raya baik hotel bintang atau hotel budget sangatlah tinggi. Kita lihat saja semenjak ada ICE BSD permintaan hotel semakin tinggi hingga 75 persen,” jelas Achmad kepada wartawan, Minggu 2 Desember 2018.

Dengan berbagai tempat wisata yang baik, lanjut Achmad, membuat wisatawan betah dan butuh hotel untuk tempat mereka menginap. Terlebih di Tangerang Selatan.

“Banyak wisatawan yang menginap selain di Kota Tangerang juga Tangerang Selatan. Karena selain dekat dengan bandara juga dekat dengan ibukota DKI Jakarta,” ucapnya.

Sementara itu Anton Hartanto General Manager Grand Zuri BSD mengakui tingginya okupansi hotel jelang akhir tahun ini. Dari 140 kamar yang tersedia, lanjutnya, kini sudah full Booking hingga awal tahun.

“100 persen kamar kami sudah penuh. Okupansi meningkat tajam hingga 100 persen,” tukasnya.(Rus)

Trending