Connect with us

METROPOLITAN

Kerja 24 Jam, Proyek Tol Serang-Panimbang Ditarget Rampung Tahun 2019

Published

on

Tuntut Warga Lokal Dipekerjakan, Proyek Pembangunan Tol Serang-Panimbang Didemo

Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Lebak Bersatu atau Ampel Satu, menggeruduk proyek pembangunan Tol Serang-Panimbang. (Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Lebak – PT Wijaya Karya (Wika) menargetkan pekerjaan Proyek Tol Serang-Panimbang rampung pada tahun 2019 akhir. Khususnya 13 kilometer pertama.

Karyawan PT Wika Franky kepada BantenHits.com mengaku untuk mengejar target rampung diakhir tahun 2019 pekerjaan akan dilaksanakan selama 24 jam.

“Kemungkinan kita kerja 24 jam, untuk target pertama kita selesaikan 13 kilometer pertama,” kata Franky, di Rangkasbitung, Selasa 4 Desember 2018.

BACA JUGA: 36 Hektar Sawah Produktif dan 15 Hektar Kebun di Pandeglang Hilang Tergusur Jalan Tol Serang-Panimbang

Franky menjelaskan STA 0 Kilometer berada di Ciruas, Serang sedangkat STA 13 KM berada di Catang dan STA 26 KM berada di Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

“Tepat di STA 18 Desa Kemuning, Kabupaten Serang akan dilaksanakan pembangunan kantor,” jelasnya.

BACA JUGA: Tuntut Warga Lokal Dipekerjakan, Proyek Pembangunan Tol Serang-Panimbang Didemo

Menurutnya, Meski hanya 13 kilometer untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut bukan hal yang mudah lantaran perlunya dukungan dari semua pihak.

“Karena itu kami sangat berharap, untuk kelancaran proyek jalan tol yang tengah kami laksanakan ini, dapat dukungan dari semua elemen masyarakat, khususnya yang ada di Lebak dan umumnya masyarakat Banten,” pungkasnya. (Rus)

Trending