Connect with us

METROPOLITAN

Dua Kali Alami Banjir di Awal Tahun 2013

Published

on

Seorang Warga di Perumahan Ciledug Indah Satu, Kota Tangerang tengah membersihkan sisa lumpur akibat banjir di rumahnya, Jumat (15/02).(Hendra Wibisana)Tangerang, Banten Hits.com– Tahun 2013 baru berjalan 45 hari. Namun demikian, warga di Perumahan Ciledug Indah Satu dan perumahan lainnya yang pada Rabu (13/02) kemarin terendam banjir, sudah dua kali merasakan penderitaan banjir.

Dengan demikian, ritus banjir lima tahunan sudah terbantahkan. Kini, banjir bisa menyergap perumahan yang dilalui lintasan Kali Angke tersebut kapan saja secara tiba-tiba. Seperti banjir pada Rabu kemarin.

Seorang Warga di Perumahan Ciledug Indah Satu, Kota Tangerang tengah membersihkan sisa lumpur akibat banjir di rumahnya, Jumat (15/02).(Hendra Wibisana)Tangerang, Banten Hits.com– Tahun 2013 baru berjalan 45 hari. Namun demikian, warga di Perumahan Ciledug Indah Satu dan perumahan lainnya yang pada Rabu (13/02) kemarin terendam banjir, sudah dua kali merasakan penderitaan banjir.

Dengan demikian, ritus banjir lima tahunan sudah terbantahkan. Kini, banjir bisa menyergap perumahan yang dilalui lintasan Kali Angke tersebut kapan saja secara tiba-tiba. Seperti banjir pada Rabu kemarin.

BACA :  Setuju dengan Usulan Masyarakat, Sekda Pandeglang Sebut Pengelolaan Pulau Liwungan Dapat Dikelola Pemerintah Daerah

“Kami tak sempat memindahkan barang atau benda berharga lainnya. Banjir ini tiba-tiba tanpa ada hujan sebelumnya,” kata Eti, warga di Perumahan Ciledug Indah Satu, Kota Tangerang, Kamis (14/02).

Jumat (15/02) pagi, air yang merendam rumah-rumah warga berangsur-angsur surut. Kini hanya ada sisa genangan air di jalanan komplek.

Kondisi surutnya air kemudian dimanfaatkan warga untuk membersihkan lumpur yang menempel pada lantai dan dinding rumah. “Kalau menunggu kering, lumpur akan susah dibersihkan,” kata Hadi, Jumat (15/02) di Perumahan Ciledug Indah Satu, Kota Tangerang.

Selain Hadi, warga lainnya juga sudah tampak membersihkan rumah-rumah mereka yang sebelumnya terendam banjir. Warga tak tahu sampai kapan perumahan mereka akan tetap jadi langganan banjir. (Rus)

BACA :  Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Lebak Mulai Dilakukan; Banyak Orang Tua Setuju



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler