Connect with us

METROPOLITAN

PNS Banten Kedapatan Pake Narkoba

Published

on

Serang, Banten Hits.com – Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten pada (21/1)  lalu melakukan tes narkoba kepada tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov Banten. Hasilnya terdeteksi ada urine Pegawai Negri Sipil (PNS) yang positif menggunakan narkoba.

 

 

Serang, Banten Hits.com – Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten pada (21/1)  lalu melakukan tes narkoba kepada tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov Banten. Hasilnya terdeteksi ada urine Pegawai Negri Sipil (PNS) yang positif menggunakan narkoba.

Dari hasil tes urine seperti dikutip Radar Banten, BNNP menemukan urine PNS yang menggunakan narkoba jenis golongan satu yakni sabu-sabu, ekstasi, dan ganja. Sayangnya, baik BNNP maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten enggan membeberkan identitas PNS-nya.

BACA :  Praktik Obral Perizinan, Mahasiswa Tuding Kejari Main Mata dengan Pejabat Pemkot Cilegon

Namun dari informasi yang dihimpun, ada delapan PNS yang terindikasi menggunakan narkoba. Bahkan beberapa di antaranya pejabat eselon IV.

Kepala BNNP Banten Kombes Pol Heru Februanto, seperti dilansir Radar Banten edisi Sabtu (16/2) ini, mengungkapkan, hasil tes urine disampaikan kepada BKD Banten, sepekan lalu. Hasil yang diberikan merupakan hasil akhir yang dilakukan setelah proses seleksi dan verifikasi kandungan narkoba dari sampel urine.

“Sekitar seminggu yang lalu diberikan, dan itu sudah hasil akhir atau final. Jadi bukan lagi ada kandungan obat-obatan lain, melainkan sudah dinyatakan pengguna. Tapi, saya tidak punya kewenangan untuk mengungkap nama-nama itu,” ungkap Heru.

Kata dia, BNNP bekerja sama dengan pihak terkait masih melakukan pengawasan terhadap PNS pengguna narkoba untuk mengetahui jaringan pengedar  di kalangan PNS Pemprov Banten. Pihaknya menyelidiki berbagai kemungkinan dari PNS tersebut, seperti kebiasaan, dan orang-orang yang kerap dijumpainya.

BACA :  Polisi Tangkap Pembuat KTP Elektrik Palsu Cisoka Tangerang

“Kita tengah mengawasi untuk mengetahui jaringan pengedarnya. Pasti ada pihak yang menyalurkannya,” katanya.

Jika benar pihaknya menemukan jaringan pengedar maka PNS yang bersangkutan akan diproses lebih lanjut sebagaimana ketentuan dalam UU Narkotika. Hingga kini, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Pemprov Banten melakukan proses klarifikasi ke PNS bersangkutan. 

Kepala BKD Banten Anwar Mas’ud mengaku belum bisa memberikan keterangan. “Saya belum bisa memberikan keterangan lagi, nanti saja setelah kami melakukan koordinasi dengan BNNP dalam rangka klarifikasi,” jelasnya singkat.  (RB/Ningrum)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler