Connect with us

GAYA HIDUP

Red Wine Mampu Cegah Gangguan Pendengaran

Published

on

Jakarta, Banten Hits.com – Kurangnya kemampuan alat dengar merupakan hal yang terjadi di usia lanjut. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan red wine mampu membantu mengatasi hal tersebut. Termasuk juga mencegah beragam penyakit lainnya.

 

Jakarta, Banten Hits.com – Kurangnya kemampuan alat dengar merupakan hal yang terjadi di usia lanjut. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan red wine mampu membantu mengatasi hal tersebut. Termasuk juga mencegah beragam penyakit lainnya.

 

 

 

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Otolaryngology-Head and Neck Surgery mengatakan senyawa kimia bernama resveratrol dalam red wine dan buah anggur merah bisa melindungi dari hilangnya pendengaran. Zat ini sebelumnya dihubungkan dengan berbagai manfaat kesehatan seperti menghindarkan tubuh dari kanker dan penyakit jantung.

Dalam studi yang dilakukan oleh Henry Ford Hospital di Detroit, Amerika Serikat. diperdengarkan musik keras pada tikus yang sehat dalam periode waktu yang cukup lama. Tikus yang diberikan resveratrol sebelum mendengarkan musik tersebut lebih cenderung tidak mengalami penurunan kemampuan mendengar.

“Studi terakhir kami berfokus pada resveratrol dan pengaruhnya pada respon tubuh terhadap cedera, yang jadi penyebab banyak gangguan kesehatan. seperti penyakit Alzheimer , kanker, penuaan, dan kehilangan pendengaran,” tutur kepala penelitian Dr Michael Seidman.

Kehilangan pendengaran mempengaruhi orang yang berumur lebih dari 60 tahun. Namun, banyak orang yang mulai merasakan masalah ini pada umur 40 atau 50 tahun. Biasanya hal ini terjadi karena kematian sel rambut dalam telinga sebagai salah satu tanda penuaan.

Ia menambahkan resveratrol adalah senyawa kimia yang sangat kuat untuk melindungi tubuh dari proses inflamasi tubuh. Hal ini juga berkaitan dengan penuaan, kehilangan fungsi otak dan pendengaran.

“Dengan memberikan binatang resveratrol, kita bisa mengurangi jumlah kemerosotan pendengaran dan kognitif,” tutur Dr Seidman seperti yang dilansir dalam Daily Mail (22/02/2013). (Ningrum)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × four =

Trending