Connect with us

CITARASA

Sekali Menyicipi, Gado-gado Mpok Kartini Bikin Anda Balik Lagi

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com – Gado-gado, kredok, rujak serut, dan rujag uleg. Hmmm… Menyebutkan rupa-rupa makanan itu, memang bikin kita menelan liur. Pada rubrik “Citarasa” kali ini, redaksi Banten Hits.com akan mengajak pembaca untuk menikmati makanan sehat nan murah olahan dari cobek Mpok Kartini yang bikin nagih….

Tangerang, Banten Hits.com – Gado-gado, kredok, rujak serut, dan rujag uleg. Hmmm… Menyebutkan rupa-rupa makanan itu, memang bikin kita menelan liur. Pada rubrik “Citarasa” kali ini, redaksi Banten Hits.com akan mengajak pembaca untuk menikmati makanan sehat nan murah olahan dari cobek Mpok Kartini yang bikin nagih….

Mungkin, hampir semua orang pasti mengenal makanan yang kami sebutkan ini: gado-gado,kredok dan rujak.  Makanan gampang kita jumpai, tak terkecuali di Jakarta atau kota besar lainnya.

Makanan olahan yang bahan utamanya buah dan sayur-sayuran ini, biasanya diburu saat siang hari. Apalagi kalau rasanya dibikin pedas…hmmmmm…

Nah, untuk yang satu ini, jangan ngaku orang “Benteng” kalau gak tahu warung gado-gado Mpok Kartini. Di kedai milik Mpok Kartini yang berada di Jalan Sukamanah 5, Nomer 36, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten ini, kita bisa menemukan gado-gado, karedok dan rujak yang super duper mantab… Mau rasa tinggal pilih saja: sedang, pedes sampe super pedes juga bisa dibuatkan oleh sang maestro cobek ini..hehehe…

“ Tinggal pesen aja mau gimana, pasti saya buatin. Cabe satu, dua atau sepuluh juga enggak apa dah. Asal kalo bolak-balik kamar mandi jangan ngadu ke saya,” celoteh Mpok Kartini dengan logat Bentengnya.

Ya, begitulah gaya Mpok Kartini yang sudah lebih 28 tahun berjualan gado-gado and the gank (maksudnya karedok dan rujak gitu loh…).

Mpok Kartini menceritakan sejak 28 tahun lalu hingga saat ini ia selalu berusaha menjaga kualitas olahan makanannya. “ Orang kalo mau berhasil dan sukses kan kuncinya jujur. Nah, saya juga tuh begitu. Jujur pake bahan-bahan tanpa pengawet, jujur sediain buah dan sayur segar, jujur enggak jualan mahal dan jujur deh saya enggak ngutang sama tukang buah dan sayurnya,” ujarnya lagi sambil tersenyum.

Sambil terus meladeni antrian pemesan, Mpok Kartini memang doyan bercerita. Seperti siang itu. Menurutnya, untuk bahan makanannya ini, setiap hari ada beberapa langganan tukang sayur dan buah yang memasok bahan untuk kedainya ini.

Kedai yang dulunya hanya sepetak, kini sudah cukup luas dengan menyediakan kursi dan meja untuk para pelanggan. Dan menurut Mpok Kartini, dulu ia memulai usahanya dengan modal Rp.5000.

“ Dulu modal saya cuma lima rebu perak doang pada tahun 80. Jualnya kalo enggak salah cuma Rp.100 perak deh. Waktu itu pembelinya juga cuma tetangga aja. Yang deket-deket rumah. Kalo sekarang mah Alhamdulillah, pelanggan udah dari mana-mana; ada pegawai, ibu-ibu yang males masak, juga bapak-bapak yang enggak dimasakin ama bininye,” Katanya sambil tertawa kembali.

Saat ini, Mpok Kartini menjual makanan olahan yang diramu di atas cobek saktinya ini, dengan harga murah meriah. Pelanggan hanya cukup membayar antara Rp.10.000 sampai Rp. 12.000/porsi.

Dari modal Rp.5000, kini Mpok Kartini bisa mengantongi Rp.1.000.000/hari. Bayangkan, dalam sebulan berarti Mpok Kartini bisa mengantongi uang Rp 30 juta.

Akan tetapi, menurut Mpok Kartini, hasil tersebut tidak ia nikmati sendiri. Ia juga ikut membantu suaminya dalam membiayai kebutuhan rumah tangga. Selain itu, ia juga memberdayakan saudara dekatnya yang tidak bekerja untuk membantunya.

Dengan demikian, Mpok Kartini menjadi orang yang sudah membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

 

Supaya lebih akrab dengan bahan olahan Mpok Kartini, yuk sekarang kita intip dapur Mpok Kartini. Siapa tahu kita dikasih bocoran kiat membuat olahan yang bikin nagih itu.

Untuk kredok, Mpok Kartini menyediakan sayur-sayuran yang masih fresh alias mentah, seperti toge, terong hijau, kol, salada, kacang panjang, tempe, tahu dan telur juga kemangi untuk menambah sensasi. Untuk sambal kacangnya, Mpok Kartini menggunakan kacang tanah goreng, cabai, garam dan sedikit air.

“ Untuk yang memesan di bungkus, saya selalu memisahkan sambal dengan sayurnya, biar tetap terjaga kesegarannya,” tuturnya.

Nah, untuk gado-gado, Mpok Kartini juga menggunakan bahan yang sama. Bedanya, sayur mayurnya sudah dikukus terlebih dahulu agar sedikit layu dan matang. Namun, untuk menjaga kualitas, Mpok Kartini tidak sekaligus mengukus sayur-sayurannya. Semuanya dilakukan secara bertahap.  Ini dilakukan agar makanan tetap awet dan tidak berair.

Kita beralih ke rujak. Mpok Kartini menyediakan dua jenis rujak, yaitu, rujak serut dan rujak uleg. Pemesan tinggal pilih saja mau yang mana. Buah-buahan segar yang dipadu sambal olahan Mpok Kartini, pasti bikin semua orang yang mencicipi kembali lagi.

Naaahh….Mumpung besok weekend, sekalian jalan-jalan ajak saja anak, suami, ibu, bapak, nenek, kakek untuk nyobain olahan cobek Mpok Kartini. Sekali mencicipi, anda pasti kembali. Sellamat bergoyang lidah dengan sensasi gado-gado Mpok Kartini yaaaa. (Riani)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 5 =

Trending