Connect with us

METROPOLITAN

Antisipasi Penipuan Investasi, 1 Polisi 5 KK Setiap Hari

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Jajaran Polres Metro Tangerang Kota mengerahkan sedikitnya 104 petugas Kamtibmas di wilayahnya, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mewaspadai maraknya kasus penipuan dengan investasi.

104 petugas Kamtibmas yang bertugas di masing-masing Polsek tersebut, setiap harinya diberi tugas untuk menemui lima kepala keluarga (KK).  Demikian dikatakan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Polisi Wahyu Widada, Kamis (07/03/2013) di Mapolres.

Tangerang, Banten Hits.com– Jajaran Polres Metro Tangerang Kota mengerahkan sedikitnya 104 petugas Kamtibmas di wilayahnya, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mewaspadai maraknya kasus penipuan dengan investasi.

104 petugas Kamtibmas yang bertugas di masing-masing Polsek tersebut, setiap harinya diberi tugas untuk menemui lima kepala keluarga (KK).  Demikian dikatakan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Polisi Wahyu Widada, Kamis (07/03/2013) di Mapolres.

BACA :  Kapal Tugboat Satria Mandiri Terbakar di Perairan Bojonegara Serang

“Mereka (petugas Kamtibmas) setiap hari menemui lima kepala keluarga untuk sosialisasi, supaya masyarakat waspada sama penipuan investasi,” kata Wahyu.

Langkah antisipatif yang digelar Polres Metro Tangerang Kota ini, untuk menghindari jatuhnya korban dari masyarakat akibat investasi bodong.

Beberapa waktu lalu, beberapa lembaga penipuan yang berkedok investasi, marak dan memakan korban banyak orang di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Lebih lanjut dikatakan Wahyu, petugas yang dikerahkannya untuk melindungi warga ini, akan memberikan pemahaman supaya warga mampu berpikir rasional. “Usaha apa yang dalam waktu seminggunya mendapatkan 10 persen keuntungan? Misal, menginvestasikan uang 100 juta akan mendapkan 10 juta. Di situlah Kamtibmas memberikan pemahaman kepada warga masyarakat agar tidak mudah dipengaruhi,” kata Wahyu.

BACA :  Lagi, Tempat Pengoplosan Gas di Pasar Kemis Digerebek Polisi

Selain sebagai tindakan antisipatif, dengan menurunkan petugas untuk menemui masyarakat langsung, pihak kepolisian juga menurut wahyu, akan mengetahui jika ada investasi yang sedang beroperasi di tengah masyarakat.

“Kami akan terus mengantisipasi penyakit yang dapat merugikan warga masyarakat,” tegasnya. (Hendra)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler