Connect with us

HIBURAN

Lewat “Bumi Berikan Kehidupan”, Tasya Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com“Libur telah tiba/ Libur telah tiba/ Hatiku gembira….//”. Bila kita menyimak liriknya, pasti kita  akan langsung teringat dengan wajah mungil dan cantik dari Tasya Kamila, penyanyi cilik yang sudah eksis sejak masih usia kanak-kanak.

 

Tangerang, Banten Hits.com“Libur telah tiba/ Libur telah tiba/ Hatiku gembira….//”. Bila kita menyimak liriknya, pasti kita  akan langsung teringat dengan wajah mungil dan cantik dari Tasya Kamila, penyanyi cilik yang sudah eksis sejak masih usia kanak-kanak.

Sudah banyak album yang dihasilkan Tasya yang kini telah beranjak dewasa. Perjumpaan Banten Hits.com dengan Tasya terjadi beberapa hari lalu, saat Tasya membawakan beberapa lagunya dalam acara Festival Cisadane Bersih yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Balthsar Kambuaya.

BACA :  Tiba di Tanah Air, "Si Tangan Tuhan" Maradona Disambut Puluhan Penggemar

Tasya yang kelihatan elok dengan dres pendek mengajak masyarakat untuk ikut menjaga bumi. Menurut Tasya bumi sudah memberikan kehidupan kepada umat manusia, dan sudah selayaknya manusia yang ada di muka bumi dapat berbuat bagi bumi.

“Bumi sudah memberikan kita kehidupan, kini saatnya kita berbuat untuk bumi. Jaga lingkungan, terus menanam dan jangan buang sampah sembarangan,” ajak Tasya.

Saat diwawancarai, Tasya juga mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi polusi yang selama ini ditimbulkan dari kendaraan. “ Yuks kalo sekolahnya dekat, kita naik sepeda aja, kalo pasarnya dekat kita jalan kaki aja,” kata dara manis ini.

Menjaga lingkungan dikatakan Tasya yang telah merilis album “Beranjak dewasa” adalah kewajiban semua manusia. Tidak hanya pemerintah saja, melainkan juga masyarakat. “ Kita bahu membahu menciptakan bumi yang cantik,” tuturnya menutup wawancara. (Riani)

BACA :  Menang Telak dari Cilegon Tak Cukup Bawa Tim Futsal Kab. Tangerang ke Semi Final

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh