Connect with us

METROPOLITAN

Buang Bayi, Siswi SMK Ditangkap

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com – Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 13 Cikupa Tangerang, berinisial SM (16) ditangkap Kepolisian Resor Kota Tangerang, lantaran membuang bayi yang dilahirkannya secara paksa.

Tangerang, Banten Hits.com – Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 13 Cikupa Tangerang, berinisial SM (16) ditangkap Kepolisian Resor Kota Tangerang, lantaran membuang bayi yang dilahirkannya secara paksa.

Bayi berusia enam bulan itu dilahirkan tersangka di kamarnya di Kampung Pabuaran, Desa Dukuh, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Bayi itu dibuang dengan cara dikubur di belakang rumahnya.

”Diduga Bayi hasil hubungan diluar nikah itu memang tak diharapkan tersangka untuk lahir,” ujar Kapolres Kota Tangerang Kombes Bambang Priyo Andogo, Senin (18/03/2013).

BACA :  Pemprov Banten Apresiasi Upaya KKP Perangi Illegal Fishing

Menurut Bambang, bayi yang dikandung SM merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang laki-laki pengangguran berusia 25 tahun. SM yang khawatir kehamilannya diketahui orangtua diduga melakukan proses melahirkan paksa dan dilakukan sendiri.

”Untuk dugaan ini masih kita masih dalami,” kata Bambang.

Setelah melahirkan pada 13 Maret 2013, atas perintah pacarnya, SM kemudian menguburkan bayi tersebut. Caranya, dengan menggunakan skop dan cangkul, SM menggali lubang sedalam satu meter. Bayi tersebut lantas dibungkus dengan memakai kantong plastik dan tas warna putih.

Keesokan harinya, warga setempat bernama Kristina dan Pujo menemukan kuburan tersebut. Mereka selanjutnya melaporkan penemuan kuburan bayi itu kepada aparat setempat.

SM yang masih duduk di kelas 2 SMK ini mengaku melakukan hal itu karena takut kehamilannya diketahui orangtuanya. ”Saya malu hamil, saya panik dan bingung,” kata SM.

BACA :  Pemkab Lebak Optimalkan Pengawasan Pangan Segar Tumbuhan

Akibat perbuatannya SM terancam dijerat pasal 341 KUHP tentang  pengguguran bayi (aborsi) dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (Vik)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler