Connect with us

METROPOLITAN

Ini Dia Modus Kejahatan di Angkutan Umum

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Bagi anda pengguna jasa angkutan umum, sebaiknya anda selalu mewaspadai gerak-gerik aneh yang terjadi di dalam angkutan umum yang anda gunakan. Bukan tidak mungkin, penumpang lain yang bersama anda, adalah komplotan penjahat yang menyamar.

Seperti yang dilakukan Budi Setiarso, seorang pria paruh baya asal Jawa Timur. Setelah berkomplot dengan tiga pria lainnya yang berpura-pura menjadi penumpang angkot, Budi Setiarso bisa leluasa memperdaya korbannya.

Tangerang, Banten Hits.com– Bagi anda pengguna jasa angkutan umum, sebaiknya anda selalu mewaspadai gerak-gerik aneh yang terjadi di dalam angkutan umum yang anda gunakan. Bukan tidak mungkin, penumpang lain yang bersama anda, adalah komplotan penjahat yang menyamar.

Seperti yang dilakukan Budi Setiarso, seorang pria paruh baya asal Jawa Timur. Setelah berkomplot dengan tiga pria lainnya yang berpura-pura menjadi penumpang angkot, Budi Setiarso bisa leluasa memperdaya korbannya.

BACA :  Puluhan Calon Jemaah Geledah Kantor Travel Garuda Angkasa Mandiri Tangerang

Bagaimana modus operandi kejahatan di dalam angkutan, yang kerap dilakukan Budi Setarso dan komplotannya ini?

Awalnya, di dalam angkot jurusan Serpong – Kalideres, dengan berpura-pura sedang butuh uang,  Budi Setiarso kemudian menawarkan sebuah burung yang menurut pengakuannya, harga burung tersebut mencapai puluhan juta.

Nah, saat Budi Setiarso menawarkan burungnya itu, komplotan lain yang berpura-pura menjadi penumpang, kemudian berlagak memeriksa burung tersebut. Lalu, dengan nada meyakinkan, si penumpang yang sudah berkomplot dengan penjahat ini, mencoba mempengaruhi penumpang lain, dengan mengatakan burung tersebut memang harganya mahal.

Saat bersamaan, anggota komplotan lainnya kemudian memainkan peran. Dia menawar burung tersebut dengan harga setengah dari harga yang ditawarkan. Mereka pun kemudian terlibat akting adu tawar harga.

Saat itulah, mereka jeli mengamati penumpang yang tertarik dengan akting mereka. Jika mereka sudah melihat calon mangsa tertarik, mereka tak segan-segan untuk meminta sejumlah uang atau benda yang dimiliki si korban.

BACA :  Lima Puluh Persen Anggaran Covid-19 di Banten Dikembalikan ke OPD, Besarannya Rp800 Miliar Lebih

Pada kondisi ini, si korban memang seperti terhipnotis. Dia akan memberikan apa yang diminta para pelaku, karena pelaku menjanjikan akan menggantinya di sebuah tempat yang ada mesin ATM dan akan segera dilewati angkot itu.

Setelah malang melintang melakukan kejahatan di dalam angkutan, Senin (18/03/2013) sore, petualangan mereka harus berakhir. Adalah Wida dan Ni Made, dua wanita pengguna jasa angkot Serpong-Kalideres yang berhasil menghentikan aksi jahat komplotan ini.

Persis di jalan MH Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, salah seorang pelaku berhasil ditangkap.

Pelaku menurut Wida, sudah berhasil membawa telepon genggamnya yang akan diganti jika angkot tersebut sudah melintas di tempat yang ada ATMnya.

 “Dia (pelaku) janji akan mengganti hp saya dengan uang yang lebih banyak setelah sampai di ATM yang ada di WTC Serpong,” kata Wida yang naik angkot tersebut di Kali Deres menuju Serpong.

BACA :  Jambret Dompet Siswi SMA, Remaja di Balaraja Tangerang Diciduk Polisi

Namun, belum sampai ke tempat yang dituju, orang-orang yang tadi terlibat adu harga dengan penjual burung ini kemudian satu persatu turun di tengah jalan. Sadar sudah menjadi korban kejahatan, kedua wanita ini kemudian memilih meneriaki salah satu pelaku yang turun paling belakangan.

Warga yang ada di sekitar lokasi akhirnya mengamankan pelaku. Dari KTP yang dibawanya, pelaku diketahui bernama Budi Setiarso. Beruntung, Budi Setiarso tak sempat menjadi bulan-bulanan warga, setelah seorang polisi lalu lintas Polres Metro Tangerang mengamankannya ke dalam pos keamanan di gudang Alfa.

Petugas Polsek Kota Tangerang yang tiba di lokasi, kemudian membawa pelaku untuk menjalani pemeriksaan.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler