Connect with us

METROPOLITAN

Imigran Gelap Ditampung di Hotel Mandala

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Para imigran gelap yang berhasil diamankan Polsek Mauk dan Keamanan Laut (Kamla) Tanjung Kait, pada Jumat (22/03/2013) dini hari, ditampung di hotel Mandala, Kota Tangerang.

Saat Banten Hits.com, Sabtu (23/03/2013) siang meminta ijin untuk melihat kondisi langsung para imigran gelap yang ditampung di hotel Mandala ini, seorang petugas berpakaian preman dari Kantor Imigrasi Kelas 1 A Tangerang, menolak untuk memberikan ijin peliputan.

Tangerang, Banten Hits.com– Para imigran gelap yang berhasil diamankan Polsek Mauk dan Keamanan Laut (Kamla) Tanjung Kait, pada Jumat (22/03/2013) dini hari, ditampung di hotel Mandala, Kota Tangerang.

Saat Banten Hits.com, Sabtu (23/03/2013) siang meminta ijin untuk melihat kondisi langsung para imigran gelap yang ditampung di hotel Mandala ini, seorang petugas berpakaian preman dari Kantor Imigrasi Kelas 1 A Tangerang, menolak untuk memberikan ijin peliputan.

BACA :  Butuh Orang 'Sakti', Rumah Legenda Ini 13 Tahun Berdiri di Tengah Jalan Tak Ada yang Sanggup Mengeksekusi

“Ini sedang pemeriksaan. Jadi harus steril untuk sementara. Mungkin hari Senin baru bisa diliput,” ujar Sarmili, petugas Imigrasi tersebut.

Sarmili yang mengaku dari bagian Pengawasan dan Keimigrasian Kelas I A Tangerang, mengatakan, sejak diserahkan dari Polsek Mauk dan Kamla Tanjung Kait, 49 imigran gelap ini ditampung di hotel Mandala.

“Kami menggunakan 17 kamar hotel untuk menampung para imigran gelap ini,” kata Sarmili.

Menurut Sarmili, sejak Jumat (22/03/2013) kemarin, kantor Imigrasi Tangerang menugaskan satu tim, dengan jumlah 5 personil untuk mengawasi para imigran ini.

“Setiap jam 7 kami bergantian dengan tim lain untuk berjaga,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Polsek Mauk, Kabupaten Tangerang, mengamankan sedikitnya 47 orang imigran yang tak dilengkapi dokumen perjalanan negara. Para imgran gelap ini berasal dari Myanmar dan Afghanistan.

BACA :  Tak Hanya Toko Terang, Dua Toko Lainnya di Jalan Apolo Cilegon Juga Ludes Dilalap Api

Penangkapan terhadap imigran gelap ini dilakukan di Kampung Cinamprak, Desa Masuk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/03/2013) sekira pukul 01.00 WIB.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler