Connect with us

METROPOLITAN

WH Lantik Dirum dan Pengawas PDAM Tanpa Uji Kelayakan

Published

on

Banten Hits – Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, Senin (25/3/2013) pagi tadi “mendadak” melantik Toni Wismantoro menjadi Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. 

Bersama Toni, turut dilantik kembali Ivan Julianto sebagai Badan Pengawas. Di jajaran Badan Pengawas, Ivan didampingi oleh Jazuli Abdillah dan Dody Efendi.

Pelantikan ini dikesankan mendadak, karena sampai Minggu (24/3/2013) siang, Kepala Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang Amal Herawan, mengaku tak mengetahui rencana pelantikan yang akan digelar institusinya ini.

“Soal pelantikan saya belum mengetahui sama sekali,” tulis Amal dalam SMS kepada Banten HitsSMS tersebut menjawab pertanyaan Banten Hits sebelumnya, Sabtu (23/3/2013) jam 22.53 WIB.

BACA :  Terlilit Utang lalu Masuk Jeratan Investasi Online Trading Forex, Ini Motif Bendahara Desa Kadu Beureum Selewengkan DD Rp 570 Juta

Ditemui usai pelantikan, Wahidin Halim mengakui, pihaknya memang tidak melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Dirum dan Badan Pengawas PDAM Tirta Benteng yang dilantiknya ini.

“Gak perlu itu (uji kelayakan dan kepatutan),” kata Wahidin.

Lebih lanjut, Wahidin juga mengatakan, pertimbangannya mengangkat Dirum dan Badan Pengawas PDAM Tirta Benteng ini, adalah untuk meningkatkan kinerja.

“Saat ini jumlah pelanggannya sudah mencapai 30 ribu lebih. Jadi harus ada direksi-direksi,” jelasnya.

Dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM, disebutkan , calon direksi memenuhi persyaratan, lulus uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan oleh tim ahli yang ditunjuk oleh kepala daerah. (Rus)

BACA :  Temui Caleg Terpilih di Banten, Zulkifli Hasan Ingin Kader PAN Ciptakan Masyarakat Adil dan Makmur



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler