Connect with us

METROPOLITAN

Tidak Ditemukan Data Mahasiswi Shinta di UMT

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Pihak Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) akan segera melakukan pengecekan data base pendaftaran mahasiswa, terkait nama Shinta Kusmoyowati Santosa (20) yang dilaporkan hilang sejak lima bulan lalu.

Berdasarkan data sementara mahasiswa aktif yang dimiliki Fakutas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) UMT, nama Shinta Kusmoyowati Santosa tidak terdaftar di fakultas itu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dekan FKIP UMT Enawar kepada wartawan, Jumat (29/03/2013) malam.

“Setelah kami cek di data base kami—baik di PAUD maupun PGSD—ternyata nama yang bersangkutan tidak pernah terdaftar sebagai mahasiswa di FKIP UMT,” kata Enawar.

Tangerang, Banten Hits.com– Pihak Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) akan segera melakukan pengecekan data base pendaftaran mahasiswa, terkait nama Shinta Kusmoyowati Santosa (20) yang dilaporkan hilang sejak lima bulan lalu.

Berdasarkan data sementara mahasiswa aktif yang dimiliki Fakutas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) UMT, nama Shinta Kusmoyowati Santosa tidak terdaftar di fakultas itu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dekan FKIP UMT Enawar kepada wartawan, Jumat (29/03/2013) malam.

“Setelah kami cek di data base kami—baik di PAUD maupun PGSD—ternyata nama yang bersangkutan tidak pernah terdaftar sebagai mahasiswa di FKIP UMT,” kata Enawar.
Dikatakan Enawar, kendati nama Shinta Kusmoyowati Santosa tidak terdaftar sebagai mahasiswa aktif, sebagai bentuk moral karena yang bersangkutan menyatakan pernah kuliah di UMT, dirinya akan menyusuri data base pendaftaran.

“Besok (Sabtu, 30/03/2013), jika perkuliahan sudah aktif kembali, saya akan menyusuri data base pendaftaran,” ujarnya.

Enawar kembali menegaskan, bahwa apa yang disampaikannya adalah hasil pengecekan sementara. Untuk kepastiannya, menurut Enawar, akan diketahui Sabtu besok setelah seluruh staff terkait aktif bekerja kembali seperti biasa.

Terkait dengan hilangnya Shinta Kusmoyowati sendiri, pihak UMT sendiri belum mendapatkan laporan dari orang tua siswa yang terkait. Bahkan, Enawar sangat menyayangkan sikap kedua orang tua Shinta yang tidak segera mengkroscek ke kampus ketika pertama kali diketahui hilang.

“Ini sudah lima bulan. Seharusnya, jika orang tua mengadu ke kami, mereka tidak akan melakukan pencarian sendirian,” kata Enawar.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =

Trending