Connect with us

METROPOLITAN

Anak Keterbelakangan Mental Selamat dari Maut

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com– Seorang anak laki-laki usia 12 tahun yang mengalami keterbelakangan mental, berhasil selamat dari maut setelah api yang membakar rumah orang tua si anak di Kompleks Perumahan PWS Tigaraksa, RT.06/02, Kabupaten Tangerang, berhasil dipadamkan.

Peristiwa kebakaran itu terjadi Senin (01/04/2013) jam 11.30 WIB. Saat kejadian, anak keterbelakangan mental itu sedang seorang diri berada di dalam rumah tersebut. Sementara, kedua orang tuanya berada di tempat usahanya, di Rumah Makan Parahyangan, yang berada tak jauh dari lokasi.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, langsung bertindak cepat dengan bahu-membahu memadamkan api dan mengevakuasi korban.

“Untunglah anak saya selamat, Pak. Ini berkat bantuan tetangga dan petugas pemadam kebakaran,” kata Didin, ayah anak tersebut sambil mengeluarkan beberapa perabotan rumah yang hangus.

BACA :  Waspadai Jual Beli Jabatan di Banten, ICW: Potensinya Tetap Ada

Tangerang, Banten Hits.com– Seorang anak laki-laki usia 12 tahun yang mengalami keterbelakangan mental, berhasil selamat dari maut setelah api yang membakar rumah orang tua si anak di Kompleks Perumahan PWS Tigaraksa, RT.06/02, Kabupaten Tangerang, berhasil dipadamkan.

Peristiwa kebakaran itu terjadi Senin (01/04/2013) jam 11.30 WIB. Saat kejadian, anak keterbelakangan mental itu sedang seorang diri berada di dalam rumah tersebut. Sementara, kedua orang tuanya berada di tempat usahanya, di Rumah Makan Parahyangan, yang berada tak jauh dari lokasi.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, langsung bertindak cepat dengan bahu-membahu memadamkan api dan mengevakuasi korban.

“Untunglah anak saya selamat, Pak. Ini berkat bantuan tetangga dan petugas pemadam kebakaran,” kata Didin, ayah anak tersebut sambil mengeluarkan beberapa perabotan rumah yang hangus.

BACA :  Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM, Zaki: Semua Pembangunan di Kabupaten Tangerang untuk Kepentingan Warga

Menurut Didin, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ulah si anak yang bermain korek api di dalam kamar rumahnya, mengingat hanya bagian kamar tidur di rumah itu yang terbakar.

Didin belum bisa memastikan kerugian akibat kebakaran itu. Menurutnya, benda yang terbakar di dalam kamar hanya kasur dan lemari serta beberapa plafon atap kamar rumahnya.

“Yang penting anak saya selamat, Pak,” ucapnya.

Saat mendapat laporan dari tetangganya, Didin, langsung menelepon Dinas Penanggulangan Bencana dan  Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang. 

Petugas Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Tangerang tiba di lokasi 20 Menit kemudian, dengan membawa 3 unit mobil pemadam, beserta 15 personilnya. Hanya dalam hitungan menit, api di rumah tersebut berhasil dijinakan.

BACA :  Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 17,8 M ke Singapura Digagalkan Tim Gabungan TNI AL Banten di Binuangen

“Begitu menerima laporan, kami langsung meluncur ke lokasi kejadian. Beruntung api belum begitu besar. Jadi, dalam hitungan menit, api berhasil kami padamkan,” ujar Bob Sulaiman, petugas pemadam kebakaran yang memimpin pemadaman itu. (Ramzy)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler