Connect with us

METROPOLITAN

si Jago Merah Beraksi saat Sholat Berjamaah Ludeskan Panti Asuhan

Published

on

Banten Hits.com – Si jago merah kembali beraksi. Kali ini meludeskan Panti Asuhan Al Mabruroh di Jalan Kh.Hasyim Ashari, Gang Jambu, RT 06/05, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Rabu petang (03/04/2013). Meski tidak ada korban jiwa, 33 anak panti terancam tidak memiliki tempat tinggal.

Pertama kali, kobaran api muncul dalam dapur. Saat itu, puluhan penghuni panti tengah sholat magrib berjamaah di ruang tengah.

Banten Hits.com – Si jago merah kembali beraksi. Kali ini meludeskan Panti Asuhan Al Mabruroh di Jalan Kh.Hasyim Ashari, Gang Jambu, RT 06/05, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Rabu petang (03/04/2013). Meski tidak ada korban jiwa, 33 anak panti terancam tidak memiliki tempat tinggal.

Pertama kali, kobaran api muncul dalam dapur. Saat itu, puluhan penghuni panti tengah sholat magrib berjamaah di ruang tengah.

 “Kami sedang sholat magrib berjamaah, saat rokaat terakhir lampu tiba-tiba mati. Pas salam, dari belakang teman ada yang teriak kebakaran, yaudah pada lari semua keluar,” tutur Ahmad Furqoni (14) salah seorang anak panti.

Furqon menceritakan, awal mulanya api muncul dari dalam dapur. Tadinya dia berfikir api muncul dari bara tungku kompor yang masih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Namun, sebelum melakukan sholat, Furqon sendiri yang memastikan, api bukan berasal dari tungku.

“Sebab saya sebelum sholat memastikan mematikan api dulu, dan lagi sebelum sholat, lampu mati total,” ujarnya. Setelah kejadian ini, Furqon yang sudah 3 tahun menetap di panti, bingung harus bermalam dimana.

“Bingung juga, kalau malam ini masih tidur di rumah bu Haji, pemilik panti. Kalau besok enggak tahu gimana,” ujarnya lemas. Sementara itu, H.Sohib pemilik panti mengaku, saat kejadian dia tidak ada ditempat.

Sohib baru mendapatkan kabar setelah api membesar. “Belum tahu juga kejadian persisnya,” pungkasnya. Dia pun menuturkan, dari tahun 1990an, sedikitnya ada 33 anak panti yang dia asuh.

Untuk sementara, Sohib akan menampung 9 anak panti wanita dan 13 anak panti lelaki di rumahnya, yang tak jauh dari lokasi yang terbakar. “Saya tampung dulu di rumah selama perbaikan, sisanya 11 anak panti mereka pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Dia pun menambahkan, api hanya melahap daerah dapur dan ruangan tempat penyimpanan pakaian dari donatur. Api yang muncul pada pukul 18.00 WIB itu mengakibatkan dia merugi hingga puluhan juta rupiah.

“Ya sudah saya legowo saja, namanya juga musibah,” katanya pasrah. Sementara itu, Sahroni Korlap Pemadam Kebakaran Kota Tangerang menjelaskan, kebakaran muncul akibat hubungan arus pendek listrik dari dalam dapur.

Banyaknya kayu bakar yang menumpuk di dapur, mengakibatkan api merambat ke ruangan di sebelahnya. “Awalnya karena korsleting listrik, karena di dapur banyak kayu bakar menumpuk, akhirnya membuat api dengan sangat cepat membakar seluruh area dapur dan ruangan yang ada di sebelahnya,” jelas Sahroni.

Untuk menjinakan si jago merah, 12 unit pemadam kebakaran dikerahkan. Api pun padam dalam kurun waktu kurang dari satu jam. (Rie)

 

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 3 =

Trending