Connect with us

METROPOLITAN

Petugas Temukan Bekas Jari Penjahat di Rumah Pejabat

Published

on

Banten Hits – Petugas identifikasi dari Polsek Kota Tangerang berhasil menemukan sidik jari pelaku kejahatan di rumah pejabat Kabupaten Tangerang, pada Senin (08/04/2013) sore.

“Kami temukan tiga bekas jari pelaku,” ungkap salah seorang penyidik.

Sidik jari penjahat tersebut diidentifikasi menempel pada laci plastik yang berisikan buku-buku. Laci itu sendiri ditemukan sudah berserakan bersama barang-barang lainnya.

Selain melakukan identifikasi pada benda-benda yang dimungkinkan disentuh pelaku, petugas juga menyisir ruang-ruang yang diduga menjadi akses masuk pelaku ke rumah itu.

Hingga berita ini dipublish, pemilik rumah masih melakukan inventarisasi terhadap barang-barang yang hilang.

Seperti diberitakan sebelumnya, penjahat spesialis rumah mewah kembali beraksi di Kota Tangerang. Sejumlah berlian dan perhiasan emas lainnya senilai ratusan juta rupiah di rumah seorang mantan pejabat Kabupaten Tangerang di Kompleks Bumi Mas Raya, Blok A2, No. 23, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Senin (08/045/2013) sekira pukul 15.00 WIB, raib dibawa kabur pelaku.

BACA :  Pria di Ciputat Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Belimbing

Rumah yang menjadi sasaran pelaku kali ini adalah rumah Deden Sugandi, mantan pejabat di Kabupaten Tangerang yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Mitra Kerja Raharja (MKR), sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tangerang.

“Kami keluar rumah sekitar pukul 13.00 WIB untuk membayar air ke PDAM. Pulang kembali ke rumah sekitar jam 15 an,” kata Deden saat ditemui Banten Hits.com di lokasi kejadian.

Saat kembali ke rumahnya, isteri Deden sempat curiga karena lampu rumah dalam keadaan menyala. Saat pemilik rumah membuka pintu pagar, mereka kaget mendapati pintu rumah samping sudah rusak.

“Kami masuk, seluruh kamar sudah dalam keadaan berantakan,” kata Deden lagi.

BACA :  Tungku Peleburan Baja di Kab. Tangerang Meledak Hebat; Tiga Orang Luka-luka

Yakin dirinya sudah menjadi korban kejahatan, Deden kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kota Tangerang.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler