Connect with us

METROPOLITAN

Zaki Akui Pemkab-BSD Beda Pendapat

Published

on

Banten Hits.com– Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap PT BSD terkait pembangunan Tol Serpong-Balaraja. Pemanggilan tersebut menurut Zaki, adalah untuk mengkoordinasikan segala perbedaan yang ada, antara PT BSD dengan Pemkab Tangerang terkait pembangunan tol Serpong-Balaraja tersebut.

Zaki sendiri mengakui, selama ini cukup banyak perbedaan pendapat antara Pemkab Tangerang dengan PT BSD dalam pengerjaan proyek tol tersebut, hingga akhirnya memicu kesalahpahaman.

Banten Hits.com– Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap PT BSD terkait pembangunan Tol Serpong-Balaraja. Pemanggilan tersebut menurut Zaki, adalah untuk mengkoordinasikan segala perbedaan yang ada, antara PT BSD dengan Pemkab Tangerang terkait pembangunan tol Serpong-Balaraja tersebut.

Zaki sendiri mengakui, selama ini cukup banyak perbedaan pendapat antara Pemkab Tangerang dengan PT BSD dalam pengerjaan proyek tol tersebut, hingga akhirnya memicu kesalahpahaman.

“Intinya, masalah ini harus diselesaikan secara baik-baik agar tujuan awal dari proyek ini bisa berjalan dan sesuai rencana,” katanya.

Menurut Zaki, pemanggilan terhadap pengembang PT BSD akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Dalam satu pekan ini. Saat ini kami fokus dalam rencana pengisian jabatan eselon II pada Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD),” kata Zaki.

Setelah pengisian SKPD Rampung, tambah Zaki, barulah SKPD yang bersangkutan yang akan melayangkan panggilan kepada PT BSD.

Zaki mengatakan, kepentingan BSD yang lebih besar dalam proyek ini memungkinkan pengembang tersebut bekerja agresif sehingga sudah menentukan rute tersendiri. “Tapi kami juga sudah punya detail tata ruang sehingga tetap harus koordinasi dengan Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Dijelaskan Zaki, pembangunan tol Serpong-Balaraja merupakan prakarsa Bupati Tangerang Ismet Iskandar sejak tahun 2002 lalu. Tujuannya untuk pengembangan wilayah selatan dan barat Tangerang serta mengurangi beban jalan tol Tangerang-Merak.

“Kabupaten Tangerang juga sangat berkepentingan dengan pembangunan jalan tol ini sehingga detail tata ruang juga disesuaikan dengan rencana pengembangan wilayah,” kata Zaki.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =

Trending