Connect with us

METROPOLITAN

Ketahuan saat Beraksi, Dua Pencuri Tewas Didor

Published

on

Banten Hits.com – Kasus pencurian dan perampokan yang seringkali terjadi di kawasan Kabupaten Tangerang, rupanya membuat pihak kepolisian sewot. Buktinya saat kawanan pelaku yang tengah beraksi dan ketahuan, langsung ditindak secara tegas.

Nasib ini seperti dialami FE (26), HZM (28), ER (28), dan AR (28). Keempat pelaku pencurian itu digulung tim buser Mapolsek Cikupa, Kabupaten Tangerang saat tengah beraksi di sebuah toko elektronik LG, di Jalan Raya Serang KM 16,5.

Banten Hits.com – Kasus pencurian dan perampokan yang seringkali terjadi di kawasan Kabupaten Tangerang, rupanya membuat pihak kepolisian sewot. Buktinya saat kawanan pelaku yang tengah beraksi dan ketahuan, langsung ditindak secara tegas.

Nasib ini seperti dialami FE (26), HZM (28), ER (28), dan AR (28). Keempat pelaku pencurian itu digulung tim buser Mapolsek Cikupa, Kabupaten Tangerang saat tengah beraksi di sebuah toko elektronik LG, di Jalan Raya Serang KM 16,5.

BACA :  CCTV di Kamar Mandi Mahasiswi Sudah Terpasang Selama 2 Tahun

Dua dari empat pelaku yang diketahui berinisial ER dan AR bahkan harus kehilangan nyawanya, karena berupaya melawan saat disergap. Sedangkan dua pelaku lainya cuma dihadiahi timah panas di bagian kakinya.

Aksi pencurian itu bermula saat petugas kepolisian yang tengah melakukan patroli dengan sepeda motor sekitar pukul 04.00 WIB, mencurigai sebuah mobil jenis Daihatsu Xenia dengan Nopol B-1917-NF, tengah terparkir di Jalan Raya Serang KM 16,5, dekat sebuah toko elektronik LG.

“Saat itu anggota kami melihat ada orang mencurigakan tengah memasukan sejumlah peralatan elektronik ke dalam mobilnya. Petugas kami sempat menanyakan, namun mereka malah kabur, sehingga anggota kita melakukan pengejaran,” ujar Kapolsek Cikupa, Kompol Bresman Daniel Simanjuntak.

BACA :  Ini yang Diungkapkan Risma di Depan Pejabat Kota Tangerang

Menurut Kapolsek, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan kawanan pelaku. Petugas yang berupaya menangkap para pelaku sempat melepaskan tembakan peringatan ke arah mobil yang digunakan pelaku untuk kabur.

Rupanya tembakan peringatan itu tidak digubris kawanan pelaku yang tetap memilih kabur dengan kecepatan tinggi. Bahkan mereka nekad menabrakan mobilnya ke salah satu anggota polisi yang tengah melakukan pengejaran dengan sepeda motor, hingga akhirnya menyebabkan salah satu anggota bernama AIPTU Ngadiyo menderita luka lecet di bagian lengan dan kakinya serta motornya ringsek.

“Pelaku baru berhenti, ketika petugas kita menembak ban mobil yang dikemudikan para pelaku dan kaca mobilnya. Namun saat diminta keluar, ternyata pelaku tetap melawan dan menyerang petugas dengan linggis, sehingga terpaksa kita lumpuhkan dengan senjata api. Pelaku ER tewas, sedangkan AR yang sempat kritis meninggal di perjalanan saat menuju ke rumah sakit,” tuturnya.

BACA :  Tahun Ini, Pemkot Tangerang Targetkan 2.800 "Rumah Sehat" Terbangun

Kawanan pelaku yang berhasil digulung itu merupakan kelompok Lampung yang sudah sering beraksi di wilayah Kabupaten Tangerang. Mereka biasanya beraksi di malam hari dengan sasaran toko serta rumah dengan menggunakan mobil.

Saat beraksi, para pelaku masuk ke dalam dengan cara merusak pintu gembok serta mengancam korban dengan senjata tajam. Selain melumpuhkan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit mobil Xenia Hitam dengan nopol B-1917-NF (palsu) B-1718-IN (asli), 6 buah linggis, 1 golok, 4 kunci letter L, 2 gembok, 5 LCD LG, dan 1 DVD LG. (Viks)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler